Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Minimnya anggaran belanja langganan listrik yang dialokasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tamiang memberi dampak dengan akan diputuskan saluran listrik kantor tersebut oleh PLN setempat.

"Anggaran Belanja langganan listrik yang dialokasikan KPU Pusat untuk KIP Aceh Tamiang hanya Rp 34.201.000,- dalam setahun.

Sampai bulan Mei 2017 anggaran listrik tersebut sudah digunakan sebesar Rp 32.557.500 artinya sampai bulan Mei anggaran langganan listrik yang tersisa hanya Rp 1.643.500,- ,"ungkap Sekretaris KIP Aceh Tamiang Aditia Purnama,SE kepada TamiangNews, Rabu (4/10).

Menurut Aditia ,untuk biaya listrik bulan Juni dan Juli sebesar Rp 10.063.000,- di bayar melalui dana pribadi dirinya, sedangkan untuk bulan Agustus dan September biaya listriknya belum dibayar.

"Akibat belum membayar biaya listrik selama 2 bulan ,pihaknya sudah disurati dan dipanggil pihak PLN Rayon Kuala Simpang dan jika dalam waktu dekat ini biaya listrik belum juga di bayarkan maka listrik di kantor KIP Aceh Tamiang terancam diputus," jelasnya.

Aditia menambahkan dirinya dalam setiap pertemuan di Kantor KPU Pusat sudah menyampaikan langsung perihal terkait kondisi ini. Bahkan surat resmi terkait ini juga sudah kami sampaikan ke KPU Pusat di Jakarta.

"Pihaknya berharap kepada KPU Pusat untuk memberikan solusi atau jalan keluar terkait persoalan ini Kalau dalam waktu dekat ini tidak ada solusi maka listrik di kantor KIP Aceh Tamiang akan di putus dan hal ini dapat

mengganggu proses pendaftaran verifikasi partai untuk Kabupaten Aceh Tamiang yang saat ini sedang berlangsung ", harapnya. [] TN-W004

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.