Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU – Kurangnya publikasi dan sosialisasi Qanun yang sudah disahkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyebabkan banyaknya masyarakat yang tidak mengerti isi dan tujuan dari qanun yang diberlakukan.

Qanun merupakan sebuah produk hukum perundang-undangan yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat yang ada di Provinsi Aceh terkhusus di Kabupaten Aceh Tamiang.

Qanun yang seyogyanya diketahui dan dipahami oleh masyarakat sebagai acuan penyelenggaraan pemerintahan ini banyak tidak dimengerti oleh masyarakat terkhusus masyarakat diperjalanan.

Ini terbukti dari beberapa datok penghulu yang ditanyai TamiangNews.com terlihat tidak mengetahui tentang qanun-qanun apa saja yang sudah disahkan di kabupaten Aceh Tamiang, terlebih lagi masyarakat umum yang ada di Aceh Tamiang.

Sehingga banyak hal terjadi akibat kurangnya pemahaman tentang Qanun tersebut, dan perlunya sosialisasi yang mudah dicerna dan dipahami oleh masyarakat baik itu dalam bentuk cetak maupun bentuk lain yang bisa memudahkan masyarakat memahaminya

Seorang datok penghulu yang tidak mau disebut namanya dari Kecamatan Seruway, ketika ditanya TamiangNews, Senin (09/10) mengenai Qanun pengetahuannya tentang qanun pemeliharaan ternak mengaku tidak tahu tentang isi qanun tersebut, pak Datok juga mengakui kerab terjadi perselisihan antara warga yang disebabkan karena ternak yang memakan tanaman warga lainnya.

Menurutnya, warga sangat perlu memahami tentang qanun-qanun yang telah diberlakukan sehingga warga dapat menyesuaikan perilakunya agar tidak melanggar qanun yang berlaku.

Datok menambahkan, sangat banyak qanun yang kiranya perlu dikeyahui masyarakat, misanya saja qanun tentang pemeliharaan ternak, qanun pertambangan galian C, qanun perkebunan, qanun syriat Islam dan qanun-qanun yang lainnnya. [] TN-W001/W012, Foto : Ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.