Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Musibah kecelakaan kerja memang tak bisa dielakkan. Kejadian tersebut terjadi di dalam pabrik perkebunan kelapa sawit Tanjung Seumantoh PTP Nusantara I sekitar pukul 11.45 wib, Kamis (19/10).

Korban yang berinisial DA (37) warga Kampung Tanjung Seumantoh yang merupakan karyawan bagian perbengkelan di PKS-TS tersebut bernasib malang. Hal ini disampaikan istri korban Fitri Gusti kepada TamiangNews.com Kamis malam pukul 22.00 wib di RS Cut Mutia pasca suaminya menjalani operasi dan mengatakan kejadian tersebut terjadi begitu cepat dimana suami saya sedang bekerja memperbaiki salah satu alat pengangkut buah di dalam pabrik, tiba-tiba dengan cepatnya alat tersebut menginjak kaki suami saya dan menyebabkan kaki suami saya hancur di bagian tumit ke bawah.

"Jari jempol suami saya nyaris di amputasi, tulang tengah kakinya hancur, dan bagian telapak kaki koyak tak beraturan", ujar Istri korban sambil meneteskan ai mata.

seorang saksi yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan pernyataan istri korban, "memang benar korban terjepit Transfercari pengangkut buah yang ada di dalam pabrik, kejadian itu bermula disaat korban, mandor dan tiga anak magang memperbaiki transfercari tersebut, disaat itulah kaki korban terjepit alat tersebut yang notabennya memiliki berat kurang lebih lima ton", ujarnya.

Lanjut sumber, saya beserta APU PKS-TS, PLH Manager PKS-TS langsung melarikan korban ke RS Cut Mutia Langsa karena terlihat jelas keadaan kaki korban yang sangat parah.

Asisten Personalia Umum (APU) PKS-TS Dahri yang dihubungi TamiangNews.com via WhatsApp (WA) Kamis jam 21.02 malam hanya dibaca saja dan kembali dihubungi Via WhatsApp (WA) Jumat jam 11.47 akan tetapi belum ada balasan, sungguh-sungguh disayangkan, terlihat Dahri alergi terhadap wartawan yang beritikad baik untuk mengkonfirmasi kebenaran informasi kecelakaan yang menimpa karyawannya.

Amatan TamiangNews.com, saat ini Dedi Agustari sudah berada di ruang rawat inap RS Cut Mutia Langsa untuk menjalani rawatan intensif. [] TN-W012

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.