Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Gemas dan kesal lantaran jalan rusak parah sepanjang 16 Kilometer tak kunjung diperbaiki, 15 Datok Penghulu dan puluhan perangkat kampung yang mengatas namakan asosiasi forum datok kecamatan Bandar Pusaka mendatangi kantor UPTD alat berat dan PAD setempat untuk meminjam alat berat guna memperbaiki jalan rusak, Selasa (10/10).


‎"Tujuan kami datang kemari guna meminta pinjamkan alat berat milik Pemda berupa dua unit dum truk, satu excavator, tendem roller dan grader. Alat berat tersebut kami pinjam untuk memperbaiki jalan milik provinsi di kampung yang sudah rusak parah," kata Sekretaris Asosiasi Datok Kecamatan Bandar Pusaka, Paimin.


Paimin mengatakan, ruas jalan milik provinsi sepanjang 16 kilo meter yang meliputi delapan Kampung di Kecamatan ‎Bandar Pusaka sudah sangat memprihatinkan dan belum ada perhatian pemerintah.


"Sejak ditetapkan sebagai ruas jalan milik provinsi melalui surat keputusan gubernur Aceh nomor 620/1243/2015 tanggal 29 Oktober 2019 lalu hingga dini hari tidak pernah dilakukan perawatan oleh provinsi Aceh. Padahal kondisi ruas jalan tersebut nyaris tidak bisa dilintasi kenderaan baik roda dua maupun roda empat," kata Paimin.


Delapan Kampung yang berdampak akibat kerusakan jalan tersebut meliputi, Kampung Serba, Sunting, Rantau Bintang, Babo, Pantai Cempa, Pengidam, Bengkelang hingga Kampung Batu Bedulang.


Selain berdampak pada delapan Kampung tersebut, akibat rusaknya jalan tersebut juga menyulitkan masyarakat dua Kecamatan lain seperti Kecamatan Sekerak dan Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.


"Karena ratusan masyarakat dari dua Kecamatan tersebut setiap hari melintasi jalan tersebut sebagai jalur transportasi utama," kata Paimin.


‎Alat berat yang kami pinjam ini, kata Paimin, dipergunakan untuk mengambil sertu di sungai-sungai guna memperbaiki ruas jalan sepanjang 16 kilo meter.


Menanggapi permintaan para Datok tersebut, kata Paimin, Kepala UPTD alat berat dan PAD Aceh Tamiang Alimin Ichsan menyanggupinya dengan catatan gaji operator alat berat ditanggung para Datok.


"Kami minta pinjam pakai alat berat selama dua bulan. Namun kepala UPTD menyanggupinya hanya satu bulan," kata Paimin. [] TN-W004

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.