Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, MANYAK PAYED -- Warga Kampung Raja Tuha yang sebagain besar berprofesi sebagai nelayan mengeluhkan murahnya harga ikan dan susahnya mencari bahan bakar minyak bot untuk melaut, Senin (02/10).

Salah seorang Toke Ikan yang ada di Kampung Raja Tuha M. Husen (35) menuturkan memang harga ikan belakangan ini begitu turun drastis sehingga menyebabkan berkurangnya pendapatan para nelayan yang ada".

"Saya juga kurang tau apa sebabnya akan tetapi harga ikan di Aceh Tamiang saja yang murah sementara ikan dari Langsa, Aceh timur harganya normal", pungkas M Husen

Ditambahkannya lagi bukan hanya harga ikan yang murah akan tetapi sulitnya mencari bahan bakar minyak bot juga menjadi kendala buat kami, entah apa sebab kami hanya mendapatkan stok terbatas untuk bahan bakar sehingga berpengaruh pada waktu untuk berlayar para nelayan.

Saat ditanyai TamiangNews.com, berapa ton ikan yg dihasilkan setiap bulan M Husen menjawab", dalam satu bulan kurang lebih sekitar 2,5 Ton ikan bisa kami dapatkan dan untuk bahan bakar minyak satu bot kami bisa menghabiskan empat sampai dua belas jregen sekali berlayar".

Informasi yang dihimpun TamiangNews.com para nelayan berharap agar ada kebijakan untuk para nelayan terkait dengan murahnya harga ikan dan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak. [] TN-W012

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.