Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU – Datok Paya Awe Edi Junaidi dan Datok Tanjung Seumantoh Amirul Mukminin memepertanyakan janji CSR PKS PTPN1 , Kamis (12/10).

Kedua Datok Penghulu tersebut merupakan Datok dari dua Kampung Yang ada dilingkarkan dampak negatif baik itu asap maupun limbah pembuangan dari Pabrik kelapa sawit milik PTPN1 tersebut.

Sesuai amanah Uud no 40 tahun 2007 BAB V Tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan pasal 74, dan di jabarkan lebih detail dalam Pasal 4 Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perseroan Terbatas.

Datok penghulu kampung paya Awe Edi Junaidi yang bercerita kepada TamiangNews.com Selasa (11/10) sore mengatakan memang sampai saat ini masyarakat kampung paya Awe belum ada menerima bantuan CSR seperti yang pernah di janjikan.

“Dulu Kampung Paya Awe pernah dijanjikan pagar mesjid Al Muttaqin, akan tetapi sampai saat ini belum ada realisasinya, proposal sudah satu tahun yang lalu dimasukan dan sudah di diposisikan ke direksi PTPN1 Langsa”, ujar Datok Junaidi.

Ditempat terpisah hal senada juga disampaikan Datok kampung Tanjung Seumantoh Amirul Mukminin Kamis (12/10) dan mengatakan, “kampung Tanjung Seumantoh merupakan jantung nya PKS TS dan kami harapkan ada pengertian dalam bentuk CSR seperti yang sudah pernah dijanjikan berupa pagar mesjid Nurul iman kampung Tanjung Seumantoh, akan tetapi memang sampai saat ini belum ada realisasi”, pungkas Datok Amirul Mukminin.

Informasi yang dihimpun TamiangNews.com kedua Datok tersebut berharap apa yang sudah di janjikan agar direalisasikan sebagai bentuk komitmen terhadap dampak lingkungan. [] TN-W012

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.