Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BARCELONA -- Puluhan ribu warga Catalan diperkirakan akan menentang pihak berwenang Spanyol dan berusaha untuk memilih dalam referendum kemerdekaan yang dilarang pada hari Minggu (1/10/2017). Hal ini meningkatkan kekhawatiran akan kerusuhan di wilayah timur laut yang kaya raya.

Referendum tersebut, yang dinyatakan ilegal oleh pemerintah pusat Spanyol, telah membuat negara ini memasuki krisis konstitusional terburuk dalam beberapa dasawarsa. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan kekerasan jalanan sebagai ujian kemauan antara Madrid dan Barcelona.

Sebagai pertanda bagaimana pemungutan suara yang direncanakan telah memolarisasi negara tersebut, ribuan demonstran pro-persatuan berkumpul di kota-kota besar Spanyol, termasuk Barcelona. [] sindonews.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.