Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Pemerintah Aceh mencatat ada 45.534 ekor hewan yang disiapkan untuk dikurbankan selama tiga hari di wilayah tersebut pada Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah.

Kepala Dinas Peternakan Aceh drh Zulyazaini Yahya di Banda Aceh, Kamis, berujar puluhan ribu ekor hewan kurban itu terdiri dari 18.901 sapi, 3.603 kerbau dan 23.030 kambing/domba.

"Ini jumlah persediaan di tingkat peternak sapi, kerbau dan kambing/domba untuk dikurbankan tahun ini. Kami hitung sesuai laporan dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di 23 kabupaten/kota," ucap dia.

Menurutnya, puluhan ribu hewan telah disiapkan untuk dikurbankan pada tahun ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding dengan jumlah hewan kurban di Idul Adha tahun 2016.

Sesuai data jumlah total tahun ini berpotensi meningkat 26.794 ekor terdiri dari sapi, kerbau dan kambing/domba untuk dikurbankan selama tiga hari.

Kementerian Agama telah menetapkan Hari Raya Idul Adha tahun 2017 jatuh pada hari Jumat (1/0). Kepastian tersebut diperoleh, setelah dilakukan sidang isbat melibatkan sejumlah kalangan.

"Alhamdulillah, di Aceh memang selalu begini setiap hari raya kurban. Kita juga telah turunkan petugas dalam tim yang akan mengawasi dan memastikan kesehatan hewan sebelum disembelih," terang Zulya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Veteriner drh Muslim mengutarakan ciri-ciri hewan kurban dalam kondisi sehat bisa diketahui dari bentuk fisik seperti tidak cacat, gigi telah berganti dan tidak memiliki penyakit kulit.

Ia mengatakan secara umum ciri-ciri tersebut terdapat pada fisik hewan kurban sapi. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi siapapun untuk kecolongan dalam memilih sapi yang layak dan sehat untuk kurban.

"Secara kasat mata, kondisi fisik hewan yang sehat di antaranya lincah, bulu tak kusam, mulut hewan tidak berlendir dan kotoran normal, tidak cacat dan tidak memiliki penyakit kulit," katanya.

Pihaknya mengimbau agar mewaspadai daging yang terdapat cacing di dalam bagian hati, paru, jantung, limpa dan jeroan sapi, kerbau, serta kambing.

"Sebelum dibagikan kepada penerima daging kurban, kita harus diteliti dulu. Bila ditemukan ada cacing, harus dibuang. Jangan dibagikan sedikit pun kepada penerima daging kurban," tegas Muslim. [] ANTARA, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.