Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Warga masyarakat Kampung Balai Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang mendesak DPRK Aceh Tamiang untuk mengumumkan ke publik hasil Pansus Komisi A pada minggu yang lalu terkait adanya dugaan penyalahgunaan wewenang Datok Penghulu selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) terhadap Dana Desa tahun anggaran 2016, untuk kegiatan pengadaan bibit belut.

Ketua dan Sekretaris Aliansi Pemuda dan Masyakat Anti Penindas Kampung Balai, Zul Azmi dan Gusmawan Amir Minggu (13/08), mengharapkan DPRK Aceh Tamiang untuk dapat segera mempublikasikan hasil pansus yang mereka lakukan beberapa waktu lalu di Kampung Balai, kami mengharapkan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik ada, tidak hanya sebagai penghias produk hukum NKRI.

“Pihak pemerintah harus lakukan tindakan hukum terhadap dugaan penyimpangan dan mark up oleh oknum Datok Penghulu Kampung Balai, tersebut. Terutama Kapolres Aceh Tamiang, selaku penegak hukum yang miliki kewenangan terhadap supremasi hukum di Aceh Tamiang” ujar Gusmawasn Amir, Minggu (06/08) yang lalu.

Mereka minta kepada Bupati Aceh Tamiang, agar evaluasi terhadap kredibilitas pengabdian Datok AW, selaku Datok Penghulu Kampung Balai dan khususnya kepada Anggota DPRK Komisi A, juga mantan Datok Penghulu Kampung Balai sebelum jadi Anggota DPRK Aceh Tamiang supaya benar-benar menyelesaikan masalah di Kampung.

“Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, mereka minta lakukan ketegasan secara tuntas kasus penyimpangan tersebut, untuk segera menginformasikan hasil dari pansus itu. Kami pihak pegiat sosial sebagai kontrol sosial publik tetap kawal agar masalah dugaan mark up Datok Wahed dituntaskan”, harapnya.

Kami tidak mengharapkan DPRK Aceh Tamiang bersikap sama seperti Inspektorat dimana Inspektorat sudah turun beberapa bulan lalu melakukan pemeriksaan, apa yang diperiksa? sehingga kasus tersebut terdiamkan, perlu dipertanyakan transparansi tim Inspekorat Aceh Tamiang, yang bertugas pemeriksaan untuk kecamatan Bendahara”, papar Gusmawan.

Kami siap dampingi warga Kampung Balai untuk dapatkan dana rakyat tersebut, agar pembangunan dan memandirikan kampung demi kebutuhan fasilitas masyarakat banyak, tutup Zul Azmi dan Gusmawan Amir. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.