Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta instansi terkait untuk segera menginventarisir dan mengadvokasi sejumlah syuhada Aceh untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.

"Masih ada nama pejuang lain di Aceh belum ditetapkan pemerintah sebagai pahlawan nasional, meski dalam sejarah perjalanan bangsa, nama-nama mereka selalu disebut sebagai tokoh nasional," katanya di Banda Aceh, Kamis (03/08).

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela membuka Seminar Laksamana Malahayati sebagai Pahlawan Nasional yang dipusatkan di ruang Potensi Daerah Setda Aceh, Banda Aceh.

Ia menjelaskan penggalian terhadap kisah perjuangan para pahlawan sudah semestinya dilakukan lebih terstruktur dan sistematis, agar jasa mereka untuk bangsa ini tidak dilupakan oleh generasi mendatang.

"Saya juga berharap melalui seminar ini dapat memberikan pencerahan tentang kepahlawanan Laksamana Malahayati dalam mempertahankan kedaulatan negeri, sehingga dapat melahirkan rekomendasi agar ditetapkan sebagai pahlawan nasional," katanya.

Wagub mengatakan forum ilmiah untuk menelurusi lebih jauh tentang kisah perjuangan pahlawan yang luar biasa harus lebih sering dilakukan, karena seminar akademik adalah salah satu syarat untuk mengajukan seseorang menjadi Pahlawan Nasional.

"Hasil seminar ini bisa melahirkan catatan sejarah tentang kisah Mahalayati dan pasukan inong baleenya. Selanjutnya kita mengusulkan kepada Pemerintah untuk menetapkan Laksamana Malahayati sebagai pahlawan nasional," katanya.

Dalam seminar tenang Keumalahayati atau Malahayati, yang merupakan laksamana perempuan pertama di dunia itu turut mengahadirkan sejumlah pematera diantaranya Rusdi Sufi, Husaini Ibrahim, Misri Husein dan Rusdi Ali Muhammad. [] Antara

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.