Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Tengku Rono dan Salbiah Usman mengklarifikasi isu miring yang mereka terima Kamis (17/08) di Rumah Makan Baroena Paya Ketenggar Tualang Cut.

Saya tidak pernah menyia-nyiakan anak-anak saya yang merupakan hasil buah cinta kasih kami selama 17 tahun meski sudah bercerai selama dua tahun nafkah kepada mereka tetap saya penuhi, bahkan lebih dari yang sudah ditetapkan dari hasil pengadilan syariah.

Demikian disampaikan oleh Tengku Roni menepis issue miring kepada dirinya dan Salbiah Usman belakangan ini di media sosial . "Saya sangat kecewa dan merasa tercemar nama baik saya dengan apa yang dilakukan oleh mantan istri saya yang berinisial DA, apalagi dengan pemberitaan yang menimpa saya dan Salbiah, saya dikatakan tidak memberi nafkah anak-anak saya pasca saya bercerai dengan DA itu bohong dan fitnah, ungkap Teungku Roni, saat dijumpai TamiangNews.com.

“Saya sangat kecewa atas pemberitaan kepada saya dan Salbiah Usman, saya dikatakan tidak memberi nafkah anak-anak saya pasca saya bercerai dengan DA, saya dikatakan tidak memberikan harta gono-gini kepada DA dan yang paling parah saya dikatakan selingkuh dengan Salbiah. Saya harus klarifikasi ini semua agar saya dan Salbiah tidak terus disalahkan”, ujar Tengku Roni.

Terkait hubungan saya dengan DA, itu sudah berlalu karena kami sudah bercerai sejak 2 tahun yang lalu dan yang menggugat saya DA sesuai hasil putusan pengadilan di Banda Aceh. Perkara nafkah 4 orang anak saya setiap bulannya saya berikan walaupun terkadang telat tanggal tapi masih pada bulan yang sama dan untuk harta gono-gini semua sudah saya berikan pasca surat putusan cerai saya dengan DA diputuskan pengadilan. Dan yang perlu harus masyarakat tahu bahwa saya duda dan Salbiah janda, jadi kalau saya ada rasa dan jalan sama Salbiah kenapa ada yang kebakaran jenggot dan tidak terima”, pungkas Tengku Roni.

Saat ditanyai tentang kronologi kejadian yang mereka alami beberapa waktu lalu di sebuah supermarket di Matang Seulimeng Pemko Langsa, Tengku Roni mengakui, “benar saya dan Salbiah ada didatangi oleh DA serta beberapa rekannya yang juga anggota DPRK Aceh Tamiang dan saya tidak perlu sebut namanya. Saya mendapat perlakuan yang tidak baik disitu akan tetapi saya tidak begitu perlu ambil pusing, apalagi Salbiah sendiri tenang mengahadapi persoalan ini karena kami tidak berbuat macam-macam dan kami bukan lagi di hotel. Saya sedang membeli makanan ringan di Indomaret, saya sangat kecewa dengan rekan DA yang juga anggota DPRK Aceh Tamiang ikut mendatangi saya. Seharusnya seorang wakil rakyat seharusnya bisa menengahinya bukan justru membumbuinya ikut-ikutan meramaikan suasana panas”, timpal Tengku Roni.

Hal senada juga disampaikan Salbiah Usman dan mengatakan, ”saya cuma berharap agar masyarakat tahu kalau saya dan Tengku Roni baru sebulan ini kenal dan kami masih sekedar berteman dan penjajakan, saya juga tahu etika dan sopan santun dan tidak akan mungkin saya berani jalan sama Tengku Roni kalau dia masih punya istri”, ungkap Salbiah Usman.

Dalam pertemuan singkat ini keduanya memang terlihat masih shock dengan isu yang mereka terima akan tetapi mereka berdua terlihat tenang menghadapinya. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.