Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, RANTAU -- Pembangunan Dayah Misbahur Rasyad yang terletak di Kampung Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang ditandai dengan peusijuek (tepung tawar) dan pembacaan doa.

Prosesi ini dilakukan sebagai rasa syukur terhadap pembangunan yang akan dilaksanakan serta kesuksesan dalam pengelolaannya.

Seperti diketahui, prosesi peusijuek yang lazimnya dilaksanakan masyarakat Aceh bukan sebuah keharusan, tetapi tradisi sebelum dilaksanakan pembangunan baru baik itu rumah maupun tempat ibadah dan bangunan lainnya.

Dalam peusijuek itu sendiri lebih kepada pembacaan doa-doa kepada Allah agar pembangunannya dapat berjalan sukses.

Amatan TamiangNews dilokasi acara, setelah acara Peusijuek dilakukan doa bersama dan di akhiri dengan pembagian pulut kuning untuk masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu, Tengku Nur Mizwari,MAG selaku pimpinan Dayah Misbahur Rasyad disela-sela kegiatan peusijuk dayah tersebut Rabu (23/8) mengatakan, Dayah yang dibangun ini merupakan cabang dari Dayah Raudatul Nazah, Sukarejo,Kecamatan Langsa Timur, Pemerintah Kota Langsa.

“Dayah Misbahur dibangun diatas lahan seluas 13 rante dan sistim belajarnya adalah pemondokan para santri,” ujarnya seraya mengatakan, nantinya juga dibuka proses belajar mengajar bagi santri umum yang tidak memondok, terutama masyarakat sekitar lokasi dayah setelah selesai pengajian bisa kembali kerumah mereka masing-masing.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan dukungan semua pihak dan masyarakat Kampung Benua Raja agar pembangunan dayah ini dapat berjalan sesuai rencana yang sudah ditentukan, “ kehadiran Dayah Misbahur Rasyad kedepannya bisa memberikan konstribusi di bidang pendidikan agama Islam bagi masyarakat Aceh Tamiang secara umum,” jelasnya. [] TN-W004

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.