Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Panitia peringatan HUT ke-72 RI di Kabupaten Aceh Tamiang dinilai kurang siaga dalam pelaksanaan upacara. Seiring dengan berjalannya upacara tersebut, sangat disayangkan pihak panitia pelaksana kurang jeli terhadap situasi lokasi lapangan upacara, terutama terkait musim hujan.

Amatan media ini, kegiatan upacara HUT ke-72 RI tahun 2017 yang digelar di lapangan upacara Setdakab Aceh Tamiang, pihak panitia penyelenggara terlihat kurang matang dalam melakukan kesiapan. Di luar lantai lapangan yang terpasang paving blok, rerumputan hijau lapangan terlihat berair.

Akibatnya, celana berwarna putih para Paskibra sebagai pasukan pembawa bendera merah putih tampak berselemak lumpur berwarna hitam sehingga berdampak dengan terganggunya kerapian dan kenyamanan.

Salah seorang pengunjung yang datang dari daerah kampung pedalaman Aceh Tamiang sangat menyayangkan kurangnya kesiagaan pihak panitia.

"Panitia kan tahu kalau sekarang ini musim hujan, seharusnya lapangan yang bakal dijadikan jalan para Paskibra itu kan bisa ditimbun dengan pasir agar pakaian mereka tidak berselemak lumpur," ujar warga yang enggan namanya ditulis.

Disamping itu, masih seputaran kegiatan peringatan Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, disaat masih berlangsungnya pelaksanaan upacara, terlihat dua bocah balita bermain berlarian di tengah tengah lapangan di dekat tiang bendera yang berdiri tegak di lapangan depan tribun tempat Bupati dan pejabat tinggi daerah serta unsur Forkopimda mengikuti jalannya upacara.

Penomena kedua bocah yang berlari lari di depan Tribun persis di bawah tiang bendera membuat banyak pengunjung tercengang. Diduga kejadian ini karena pihak panitia kurang memiliki kesiapan dan kesiagaan. [] TN-W013

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.