Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, INTERNASIONAL -- Guangdong adalah kota yang asing bagi Rosgen (24). Yang diketahui Perempuan asal Filipina itu hanyalah: kemana pun majikannya pergi, ia mesti ikut. Kali ini, Rosgen mengikuti majikannya pergi ke Cina Daratan. Mereka masuk melalui Hong Kong dan di pos pemeriksaan ia ditanyai tujuannya ke Cina daratan oleh petugas. Rosgen tak perlu menjawab karena majikannya yang memberikan jawaban.

Petugas di pos pemeriksaan mengizinkan mereka. Mereka memang sudah memenuhi prosedur dan persyaratan berupa visa kunjungan untuk izin tinggal selama 30 hari di Cina Daratan. Namun ketika sampai di tempat tujuan, ternyata Rosgen dipaksa bekerja selama 10 hari.

“Majikan saya mengatakan bahwa kami sedang melakukan perjalanan ke [Cina] Daratan, tapi ketika sampai di tempat temannya ia mengatakan bahwa saya harus bekerja di sana,” kata Rosgen.

Bekerja di luar negeri menggunakan dokumen/visa kunjungan tentu ilegal. Dalam peraturan Cina, jika ada majikan atau orang Cina yang mempekerjakan warga asing sebagai asisten rumah tangga atau pelayan secara ilegal, akan dikenai denda sebesar 100.000 yuan atau sekitar Rp198 juta. Sedangkan mereka yang menjadi asisten rumah tangga ilegal akan ditahan selama 15 hari lalu dilarang masuk ke Cina selama 5 tahun. [] tirto.id. foto : ilustrasi.

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.