Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Persiraja untuk pertama kalinya menempati posisi kedua klasemen sementara Liga 2 Indonesia musim 2017. Kepastian itu diperoleh setelah Zoelfadli dkk menang besar atas tuan rumah Persih Tembilahan, 7-0, di Stadion Beringin, petang kemarin.

Ini merupakan kemenangan tandang pertama Lantak Laju pada musim ini setelah sebelumnya cuma bermain imbang dengan PSBL Langsa, PS Timah Babel, dan 757 Kepri Jaya FC. Melawan tiga kesebelasan ini, Persiraja main dengan skor 1-1. Sehingga, selama melakoni partai away, Ferry Komul dkk mengantongi enam poin.

Tambahan tiga angka membuat tim besutan Anwar, Akhyar Ilyas, Wahyu, plus Sisgiardi langsung naik ke peringkat kedua. Selama Liga 2 ini, PSPS Pekanbaru selalu berada di posisi tersebut. Tapi, pada pekan ke-11, Agus Suhendar dkk mampu menggeser PSPS ke urutan ketiga. Persiraja unggul dalam produktivas gol.

Persaingan untuk menjadi wakil dari Grup I dipastikan makin panas dan sengit. Hal ini menyusul kembali tumbangnya PSMS Medan dari tuan rumah PS Timah Babel di Stadion Depati Amir, sore kemarin. Gol tunggal Dhea Nurhaji pada menit 73 sudah cukup untuk mengantar anak asuh Sanusi Rahman menang.

Dengan hasil ini, PSMS memang tetap berada di puncak klasemen dengan 20 poin dari 10 laga. Rabu (23/8) petang, PSMS akan melakoni tarung krusial dengan PSPS Pekanbaru. Partai hidup-mati dalam penentuan tiket 16 besar dihelat di Stadion Teladan, Medan. Jika ingin lolos, PSMS wajib menang. Karena, selisih poin mereka dengan Muhammad Zulfikar dkk hanya tinggal satu angka saja.

Sementara Persiraja, PSPS, dan PS Timah Babel sama-sama memiliki 19 angka. Boleh jadi, Lantak Laju hanya unggul produktivitas gol. Tapi, posisi Persiraja masih rawan digusur PSPS, mengingat mereka masih memiliki dua partai sisa. Setelah bertemu PSMS, PSPS bertandang ke markas PS Timah Babel. Artinya, ketiga tim di posisi 1, 2, dan 3 akan saling bunuh-membunuh demi tiket 16 besar.

Pahlawan bagi kemenangan Persiraja pantas diberikan kepada pemain sayap kanan, Vivi Asrizal. Pemain asal Blangpidie itu sukses memborong lima gol ke gawang tuan rumah. Dengan demikian, hingga kini ia sudah mengoleksi enam gol. Hasil inipun langsung membawa mahasiswa Unsyiah masuk dalam daftar top skor Liga 2.

Vivi Asrizal mengawali pesta gol pada menit 14 setelah ia menerima umpan terobosan Ferry Komul. Gol ini berawal dari kerja sama Agus Suhendar dengan Komul. Menit 21, Vivi kembali melesatkan gol usai memanfaatkan umpan Mukhlis Nakata. Gol ketiga Vivi di menit ke-27 prosesnya sama dengan gol kedua. Di mana umpan Mukhlis bisa dikonvenversikan menjadi gol oleh Vivi.

Pada menit 53, Vivi menjadi mimpi buruk bagi kiper Persih. Gol ini berawal dari kerja sama apik antara Ponda Dwi Saputra, Faumi serta Ferry Komul. Gol terakhir Vivi Asrizal dilesatkan di menit 87 usai memanfaatkan bola liar di depan gawang tuan rumah.

Pemain pengganti, Zoelfadli mencatatkan namanya di papan skor. Di menit 88, pemain asal Batee, Pidie, ini sukses mencetak gol setelah ia melewati dua bek tuan rumah. Sebelumnya, ia menerima umpan akurat Ponda. Pesta Lantak Laju ke gawang tim yang sudah degradasi diakhiri sontekan Zoelfadli setelah menerima umpan tarik Lutfhie Fauzi Hamdan. Hingga wasit asal Padang, Robiyanto mengakhir duel, Persiraja menang 7-0.

Arsitek Persiraja, Anwar kepada Serambi, tadi malam mengungkapkan, meski menang tiga pemainnya yakni Rafsanjani, Irsyad Habib, plus Yosua Pahabol harus diganti akibat kakinya mereka cedera. “Boleh jadi, karena perjalanan jauh, kaki mereka ditarik. Mudah-mudahan, mereka bisa pulih saat menjamu 757 Kepri Jaya dalam pertandingan hidup-mati pekan depan di Lampineung,” katanya. [] serambinews.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.