Dilihat 0 kali

Oleh : Muhammad Sofyan*

Suasana pagi masih sepi, baru beberapa orang Karyawan-karyawati Kankemenag Tamiang yang datang, cahaya Sang Surya msih terasa lembut, jarum jam telah menunjukkan angka 7.45 WIB. Mobil Dinas Kankemenag Tamiang Avanza BL 204 U meluncur meninggalkan pelataran parker dengan membawa empat orang penumpang + Sopir.

Perjalanan dipagi Kamis (10/8) tersebut bagian hulu Tamiang, tepatnya Kecamatan Bandar Pusaka yang merupakan Daerah Pedalaman dengan mengambil rute Seumadam – Pulau Tiga – Babo hal ini dilakukan mengingat lintas Sekerak – Lubuk Sidup – Babo yang dikenal dengan lintas Kelok Sembilan (karena ada sebuah bukit yang tanjakannya mencapai Sembilan kali tikungan) jalannya rusak parah.

Setelah menempuh perjalanan beberapa lama rombongan yang terdiri dari Kakankemenag Tamiang, Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), satu orang Staf Penmad dan satu orang Staf Umum yang menjadi peliput berita serta Sopir Dinas singgah di MTsS Jambo Rambong yang merupakan Madrasah pertama dalam lintasan tersebut dan masuk wilaya Bandar Pusaka. Sambil meninjau ruang belajar dan beberapa ruang lainnya Hasan Basri Kakankemenag Tamiang berpesan kepada Darwan (Kepala MTsS Jambo Rambong) agar memantau pencapaian Kurikulum oleh setiap guru. “Walaupun kita di pelosok/pedalaman, setiap guru harus menyampaikan kurikulum sampai tuntas (habis),” ujar Hasan Basri.

Usai dari MTsS Jambo Rambong rombongan singgah di MIS Al-Kautsar. MIS ini sedang viral di beberapa Media Online dikarenakan kondisi ruang belajarnya yang sangat tak layak, hanya berlantaikan tanah dan berdinding Tepas/Gedek (Bambu yang dianyam). Namun memiliki beberapa prestasi yang gemilang baik di tingkat Kecamatan maupun ditingkat Kabupaten bahkan ada yang sampai tingkat Provinsi.

Kendati kondisinya demikian tetapi semangat mengajar para gurunya dan semangat belajar siswa-siswinya sangat tinggi oleh karenanya Hasan Basri berpesan kepada siswa dan guru MIS tersebut untuk mempertahankan semangat belajar-mengajar tersebut.

Menurut Salamina (Kakankemenag Tamiang yang lama), sekilas info dari Kakanwil Kemenag Aceh, pembangunan MIS Al-Kautsar diperioritaskan tahun 2018. Namun ada selentingan pula yang sampai ke telinga Kamisem (Kepala MIS Al-Kautsar) ada informasi dari pihak Kanwil Kemenag Aceh bahwa anggaran untuk itu sudah ada tahun 2017 ini, tinggal menunggu pelaksanaanya saja.

Kamisem Kepala MIS Al-Kautsar juga sudah mengajukan Proposal kepada Anggota DPR RI Asal Aceh (Dapil II Aceh) Muslim, SHI (Berita TamiangNews, 4 Agustus 2017).

Dalam kesempatan tersebut rombongan juga sempat bertemu dengan orang tua Kamisem yang sedang mengalami Struk Ringan di Madrasah tersebut. Tanah Bangunan MIS Al-Kautsar saat ini merupakan Hibah dari orang Tua Kamisem tersebut. (Semoga Allah melimpahkan Rahmat kepadanya dan menyembuhkannya dari sakit yang dideritanya saat ini, amin ya rabbal `aalamiin).

Usai dari MIS Al-Kautsar ….. (Bersambung ke bahagian II)

*Penulis adalah Pegawai Kemenag Kabupaten Aceh Tamiang, Alamat Dusun Pekan Kampung Mesjid Sungai Iyu Kecamatan Bendahara, Kab. Aceh Tamiang.

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.