Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, , cuaca ekstrim melanda sejumlah wilayah pesisir Aceh terutama di kawasan perairan hingga daratan dalam beberapa hari ke depan.

"Ya, cuaca ekstrem seperti gelombang tinggi dan angin kencang melanda peisisir Aceh," papar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Blang Bintang, Zakaria di Aceh Besar, Senin.

Ia berkata, gelombang laut setinggi tiga meter lebih, berpotensi terjadi pada pelayaran menuju kawasan objek wisata di kawaan pantai Kota Sabang, Aceh.

Pihaknya memperkirakan cuaca buruk terjadi pelayaran dengan rute Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh ke Pelabuhan Balohan Sabang menjadi terganggu.

Agin berhembus dengan kencang memiliki kecepatan berkisar antara 50 sampai 60 kilometer per jam tidak cuma terjadi di Banda Aceh dan Sabang, tetapi di Aceh Besar, Pidie, dan Aceh Jaya .

"Tinggi gelombang laut di perairan Sabang-Banda Aceh, Barat-Selatan Aceh, Samudera Hindia Barat Aceh, dan Selat Malaka bagian Utara capai 3,5 meter. Dipicu angin kencang," ucapnya.

Dia menjelaskan, hal ini terjadi akibat adanya tropical syclon atau siklon tropis berupa angin ribut karena tekanan udara Noru pada bagian Utara di Negara Filipina.

Kondisi itu mengakibatkan terjadinya tarikan angin ke siklon tropis, dan ditambah angin dari lapisan Udara di Aceh berhembus dari arah Barat Daya menuju Timur Laut.

Angin dari Aceh tersebut menjadi pusat pergerakan udara atau anging karena memiliki tekanan lebih rendah.

"Ini terjadi karena dipicu oleh tropical syclon Noru di Utara Filipina, bersamaan dngan tarikan angin dari lapisan Udara di Aceh menuju daerah yang bertekanan rendah," ucap Zakaria.

Dilaporkan, angin puting beliung disertai hujan deras telah mengakibatkan tiga rumah, dan satu kilang kayu roboh di Desa Padang Datar, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.

Peristiwa tersebut terjadi Jumat (4/8), dan sempat membuat warga setempat panik. Tapi tidak terdapat korban jiwa dari angin puting beliung.

Dari Sabang dilaporkan, angin kencang yang terjadi Jumat (4/8) malam, telah mengakibatkan tumbangnya pohon besar dan tiang listrik dengan posisi menghalangi pengguna jalan di daerah wisata itu.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 24.00 WIB, dan pemerintah daerah setempat langsung turun ke lokasi kejadian untuk membersihkan pohon dan tiang listrik yang melintang jalan. [] Antara, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.