Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Biaya sumbangan komite untuk siswa kelas X tahun ajaran 2017/2018 yang diputuskan dalam rapat antara komite dengan wali murid pada sabtu 15 juli 2017 di Ruang Serbaguna SMK Negeri 1 Karang Baru menuai keberatan dari sebagian orang tua murid.

Ada orang tua murid yang merasa dana sumbangan komite SMK Negeri 1 Karang Baru T.P 2017/2018 setiap bulan untuk kelas X ditetapkan sebesar Rp. 70.000/bulan, ditambah lagi biaya-biaya lainnya sehingga berjumlah Rp. 730.000 yang harus dibayarkan dalam empat kali angsuran khusus untuk siswa kelas X.

Adapun rincian biaya yang dikenakan untuk siswa kelas X SMKN 1 Karang sesuai dengan hasil rapat yang dilaksanakan komite sekolah dan dituangkan dalam surat Nomor 01/komite/SMKN1/VIII/2017 yang ditandatangani Ketua Komite Al Mahdar yang ditujukan kepada orang tua/wali murid adalah sebagai berikut :
1. Uang komite juli dan agustus Rp. 140.000
2. Uang pangkal koperasi siswa Rp. 30.000
3. Uang kartu pelajar Rp. 15.000
4. Uang kartu perpustakaan Rp. 15.000
5. Asuransi kecelakaan Rp. 20.000
6. Uang seragam batik Rp. 200.000
7. Uang seragam praktik Rp. 200.000
8. Uang seragam olahraga Rp. 110.000

Selain dana tersebut di atas juga terdapat uang untuk pembelian atribut sekolah sebesar Rp. 72.000 untuk siswa laki-laki dan Rp. 115.000 untuk siswa perempuan. Wali murid juga harus membeli sendiri seragam putih abu-abu dan seragam pramuka.

Salah seorang Wali murid yang tidak mau disebutkan namanya kepada TamiangNews.com, Rabu (02/08) menyebutkan, mereka sebenarnya tidak setuju dengan beberapa keputusan komite tersebut seperti dana sumbangan komite yang dipungut sebesar Rp 70.000 perbulan nya karena sebelumnya hanya Rp. 40.000/bulan, setelah itu pembayaran kartu siswa Rp. 15.000 dan kartu perpustakaan juga sebesar Rp 15.000 rupiah, tetapi karena takut anak mereka tidak di terima di sekolah ini terpaksa mereka berdiam diri dan hanya wali murid yang berpenghasilan lebih saja yang mengatakan setuju.

Mendapatkan informasi ini, TamiangNews berusaha untuk melakukan konfirmasi ke pihak SMKN 1 Karang Baru. Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Karang Baru Bidang Humas Suheimi Arif S.Pd, Kamis (03/08) membenarkan perincian harga pembiayaan administrasi dan pembelian seragam yang mereka rekap seperti yang tertera di atas dan itu karena tidak semua anggaran keperluan sekolah dapat ditanggulangi dengan dana BOS seperti pemberian gaji terhadap guru bakti, office boy dan kontrak propinsi yang belum gajian dari bulan 1 sampai dengan saat ini.

"Sebenarnya kami kemarin itu membutuhkan uang sumbangan komite itu sebesar Rp. 90.000 tetapi karena kami tidak bisa mematok harga jadi terserah wali murid saja, ya kalau maunya Rp. 10.000 ya kami terima juga, jadi kalau Rp.70.000 perbulan itu ya keputusan dari komite dan wali murid, jadi sekolah tidak ikut campur dalam masalah menentukan uang sumbangan komite tersebut apalagi kemarin itu sewaktu rapat kami mendengarkan bahwa seluruh wali murid sudah setuju dan kami tidak tau kalau dibelakang teryata wali murid ada yang merasa berat", ujar Wakepsek muda ini.

Ketua Komite Al-Mahdar yang dihubungi TamiangNews.com Kamis (03/08) via telepon selluer untuk diminta keterangan terkait keberatan orang tua murid, mengaku sedang tidak berada di tempat dan berjanji akan menghubungi kembali TamiangNews.com, namun sampai dengan berita ini dinaikkan belum juga mendapat telepon dari Ketua Komite SMKN 1 Karang Baru Al-Mahdar. [] TN-W008, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.