Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Akibat tidak pernah masuk kerja dan tidak ada memberi laporan, dua orang Pendamping Lokal Desa (PLD) yang bertugas di Kecamatan Karang Baru dan Kecamatan Bandar Pusaka diberhentikan oleh satker Provinsi Aceh sebagai pemberi tugas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Aceh Tamiang Afifuddin, ST saat dikonfirmasi TamiangNews, Kamis (27/7).

"Pemberhentian kedua orang PLD tersebut berdasarkan evaluasi pendamping desa (PD) di kecamatan dan camat berdasarkan masukan dari para Datok Penghulu (Kepala Desa_red) tempat PLD tersebut bertugas. Hasil evaluasi PD kecamatan disampaikan ke tenaga ahli kabupaten, lalu tenaga ahli kabupaten memberi rekomendasi kepada Satker Provinsi Aceh", ungkap Afifuddin.

Menurutnya, selain tidak pernah masuk kerja, dua PLD yang diberhentikan yakni berinisial R yang bertugas mendampingi Kampung Bengkelang, Pengidam dan Batu Bedulang Kecamatan Bandar Pusaka dan AS yang bertugas sebagai PLD di Kampung Dalam, Bundar, Kebun Tanah Terban dan Kampung Air Tenang Kecamatan Karang Baru juga telah melanggar Standar Operasional Pelayanan (SOP) dan kode etik pendamping yakni dua belas hari tidak masuk kerja dan tidak pernah memberi laporan kepada PD di kecamatan.

"Karena terbukti telah melanggar SOP dan kode etik pendamping, dua PLD tersebut diberhentikan pada bulan Juni 2017", ungkap Affifuddin.

Afifuddin menjelaskan ada beberapa hal yang harus dipahami oleh seluruh elemen masyarakat. Adanya pendamping desa baik yang bertugas di kecamatan maupun yang bertugas di desa merupakah amanah dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendes Nomor 3 tahun 2015 tentang Pendamping.

Atas dasar itulah, maka siapapun dan pihak manapun harus mengakui keberadaan pendamping desa.Apabila ada kekurangan dilapangan maka seharusnya memberitahukan kepada pihak kami karena masukan serta laporan dari Datok Penghulu dan masyarakat tentu sangat penting untuk dijadikan bahan evaluasi bagi kami apakah pendamping lokal desa tersebut memenuhi performa kinerja untuk diperpanjang kontraknya.

Afifuddin juga menambahkan selain dua orang yang diberhentikan, di tahun 2017 ini ada 5 orang pendamping lokal desa (PLD) yang mengundurkan diri yakni 1 orang PLD Kecamatan Tamiang Hulu, 1 orang PLD Kecamatan Tenggulun, 1 orang PLD Rantau, 1 orang PLD Kecamatan Bandar Pusaka dan 1 orang PLD Kecamatan Karang Baru. [] M. Hendra Vramenia (TN-W004)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.