Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Kepala Bidang Investigasi LSM KPK Nusantara DPD Provinsi Aceh Syahrudin Adi Putra (foto) siap laporkan temuan dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa tahun 2016 kegiatan pemberdayaan ekonomi Budi Daya Belut. Hal tersebut dinyatakannya kepada awak Media Senin 31/07/2017 di Kualasimpang.

"Kami dengan segenap tim, terutama tim wilayah Pantai Timur akan melengkapi data secara valid terkait dugaan penyelewengan ADD oleh Datok Penghuku Kampung Balai Kecamatan Bendahara Aceh Tamiang Abdul Wahid guna kami giring ke ranah hukum. Dana Desa pengaduannya ke bidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) serta langsung ke Satuan Tugas Dana Desa (Satgas DD) di Jakarta", kata Syahrudin Adi Putra.

Selanjutnya kata Syahrudin AP, "saya sudah pernah melakukan pemantauan terkait Kegiatan Perberdayaan masyarakat Budi Daya Belut di Kampung Balai langsung dengan Datok Abdul Wahid di rumahnya. Alasan Datok Wahid pengadaan bibitnya dipesan keluar daerah, dan pengakuannya memesan bibit belut melalui orang dinas, anggaran sisanya di semester ke-2 dana 40%. Ternyata hingga hari ini semua itu tidak terwujud alias tidak kesampaian bibit belutnya yang dipesan tersebut", jelas Kabid Investigasi LSM KPK DPD Provinsi Aceh tersebut.

"Kami sudah miliki beberapa bukti terkait pelanggaran tersebut, termasuk bukti rekaman wawancara langsung dengan Datok Wahid saat saya lakukan monitoring pada Agustus 2016 lalu, bukti dokumentasi dan administrasi. Hanya sedikit lagi yang saya butuhkan, selanjutnya langsung saya laporkan. Ada juga dugaan kegiatan lainnya terjadi penyimpangan, jika satu sudah dilakukannya.

Yang mengherankan kami adalah disinyalir adanya dugaan berjamaah juga dalam penyelewengan tersebut. BPK RI sudah turun periksa, Inspektorat juta sudah, tetapi masih aman-aman saja dan bahkan tidak ada sanksi apapun. Bahkan tahun anggaran 2017 malahan lancar lagi pencairan DD tersebut, jelas Adi Putra. [] TN-Tim

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.