Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Klinik dr. Mustakim yang masuk nominasi seleksi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Berprestasi tingkat Provinsi dinilai tim verifikator dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Jumat (28/07). Jika terpilih, klinik dr. Mustakim akan melenggang ke tingkat nasional.

Tim verifikator dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Aceh yang terdiri dari Dr. Rais Husni Mubarak, Afridsyah M.Kes, M. Dian Islami M.Kes dan Indrayani M.Kes melakukan penilaian langsung ke klinik dr. Mustakim yang terletak di Jalan Cut Nyak Dhien Kota Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang dan disambut langsung oleh dr. Mustakim, M.Kes, Sp.Ak dan peserta Prolanis Group SEGAR serta tim Radar LR PPNBI Aceh Tamjang.

Dalam melakukan penilaian tim verifikator dinas kesehatan Aceh didampingi oleh tim Dinas Kesehatan Kabupàten Aceh Tamiang yang terdiri dari Razali, Ngerti dan Maria.

Direktur klinik dr. Mustakim dalam presentasi dihadapan tim penilai mengatakan klinik ini merupakan perwujudan dari yayasan Imam Dinanti dengan mendirikan suatu institusi mandiri yang bergerak di bidang kesehatan terhitung sejak tanggal 9 November 2012 menjadi fasilitas kesehatan tingkat pertama yang buka 24 Jam di Kabupaten Aceh Tamiang.

"Tujuan didirikan klinik dr. Mustakim antara lain yaitu mengoptimalisasi manajemen produktifitas kerja yang tepat dan benar, membangun hubungan kerjasama yang baik antara perusahaan ,karyawan,dan klinik sebagai tempat pelayanan kesehatan tingkat pertama, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat umum dan karyawan perusahaan dengan berbagai program terpadu dan memiliki tujuan untuk meningkatkan daya saing dalam produk pelayanan kesehatan pilihan", ungkap dr. Mustakim.

Mustakim menyebut, tim penilai melihat inovasi yang dilakukan kliniknya. Ia menjelaskan kliniknya memiliki tujuh program inovasi yang dapat dijadikan tolak ukur keberhasilan, yakni program Prolanis Grup SEGAR Mandiri, program terapi Medik Gratis, program sistem asistensi pasien, kartu MVP (Mustakim Valuable Patient), program pendaftaran online, program Saya Mau Sehat (SMS) dan program pelayanan satelit. “Ketujuh program inovasi tersebut sudah berjalan,”ujar dr. Mustakim.

Selain menjelaskan program inovasi yang dimiliki kliniknya,dalam presentasi tersebut, Direktur klinik juga menjelaskan tentang profil, struktur, fasilitas, program edukatif, rekapitulasi jumlah rawat jalan dan data lainnya mengenai klinik dr. Mustakim.

Di akhir persentasi, dirinya menjelaskan bahwa klinik dr. Mustakim merupakan fasilitas pelayanan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja yang sah dengan dikeluarkan keputusan Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan keselamatan dan kesehatan kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 139/BINWASK3-PNK3/VI/2017. [] M. Hendra Vramenia (TN-W004)

Comments
2 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.