Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, SUNGAI IYU -- Datok Penghulu Kampung Balai Abdul Wahid terkesan arogan ketika di konfirmasi wartawan sabtu (29/07) sehubungan dengan pengelolaan kegiatan yang bersumber dari ADD di kampung tersebut.

Terkait pelaksanaan ADD tahun anggaran 2017 kegiatan perkerasan jalan di Dusun Pasar Rintis dan Pengadaan Drum serta Bibit Belut tahun anggaran 2016 Kampung Balai Kecamatan Bendahara ini ada kejanggalan yang terjadi, dimana papan plang kegiatan tidak dicantumkan jumlah anggaran yang digunakan untuk kegiatan tersebut serta diduga tidak terealisasinya seluruh pengadaan bibit belut tersebut.

Ini sungguh sebuah kesalahan dan terindikasi adanya unsur kesengajaan, bagaimana tidak Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Syahrial yang dikonfirmasi TamiangNews.com jumat malam (28/07) mengatakan, “saya tak tau-menahu soal itu karena urusannya semua sama datok dan hubungi saja Datok biar enak urusannya”.

Sungguh sangat disayangkan dan ini menjadi sebuah kesalahan besar dari Datok Penghulu Kampung Balai yang berani mengangkat seorang TPK yang tak paham tentang pengelolaan dana desa sehingga wajar saja banyak terjadi permasalahan di Kampung Balai.

Datok Penghulu Kampung Balai Abdul Wahid yang dikonfirmasi TamiangNews.com via telpon terkesan arogan dan tidak melayani konfirmasi wartawan.

“Aalah lantak sana dan suka-suka hati kalian", ujar Datok Penghulu Kampung Balai Abdul Wahid.

Sungguh sangat disayangkan seorang Datok penghulu tidak mempunyai etika dan tata Krama dan terkesan arogan terhadap wartawan sehingga semakin kuat adanya indikasi penyalahgunaan ADD.

Berhubungan dengan permasalahan ini Ketua Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Komcab Aceh Tamiang Saiful Alam,SE ikut memberi komentarnya.

“Ini sebuah kesalahan yang kelihatannya kecil tapi berdampak besar sehingga bisa menimbulkan indikasi adanya permainan dalam pengelolaan dana desa tersebut”, ujar ketua LP-KPK Komcab Aceh Tamiang.

Disambungnya lagi, Datok Penghulu seperti salah minum obat dimana TPK yang diangkat untuk melaksanakan kegiatan ADD sama sekali tak memahami regulasi serta tupoksinya, wajar saja kalau Kampung Balai ini banyak masalah karena unsur kesengajaan dalam pengangkatan TPK tersebut dan saya selaku Komcab LP-KPK tidak akan membiarkan ini terus terjadi khususnya di Aceh tamiang karena sudah menjadi tanggungjawab saya untuk terus mengawal setiap kebijakan pemerintah daerah, dan saya berharap pihak terkait baik itu camat serta mukim segera menindak lanjuti dan melakukan investigasi kejanggalan ini agar tidak merembet ke kampung-kampung lain yang ada di Kecamatan Bendahara, ujar Saiful Alam. [] TN-W012

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.