Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KESEHATAN -- diabetes masih boleh berpuasa jika kadar gula darahnya stabil. Jika tidak, Anda harus membatalkan puasa. Yuk kenali tandanya! Ingat ya, penderita diabetes harus menjaga gula darahnya agar tetap stabil selama Ramadan. Anda harus tetap mengontrolnya untuk mencegah risiko berbahaya.

Diabetologist dan Endocrinologist dari Siloam Hospitals Lippo Village Tangerang dr Johanes Purwoto, SpPD-KEMD menngatakan, sebelum memutuskan untuk berpuasa atau tidak, ada baiknya lakukan pengecekan gula darah secara reguler ke dokter atau rumah sakit. Kalau angkanya cukup tinggi, sangat rawan jika Anda melakukan puasa.

"Batas normal gula darah seseorang adalah 70-130 mg/dL.Kalau kurang dari 90 mg/dL di sore hari dinilai sudah harus berhati-hati, apalagi kurang dari 70 mg/dL," ujar dr Johanes lewat informasi yang diterima Okezone, Jumat (2/6/2017). Jika kurang dari 70 mg/dl, sebaiknya jangan berpuasa. Bila dipaksakan, tubuh pasien diabetes semakin drop. Tetapi, diabetas juga dianggap berbahaya bila sudah ada di ambang 126-300 mg/dL.

Untuk itu, Anda harus tetap menjaga gula darah selama puasa agar tetap normal. Bila Anda sudah mengalami tanda gula darah tinggi, Anda menjadi kurang fokus, tangan berkeringat, serta jantung berdebar lebih kencang. Diwajibkan untuk memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit.

"Kalau mengalami tanda-tandanya, segera batalkan puasa dengan dengan yang manis. Bisa langsung menelan gula pasir dengan air, teh manis, jus manis, minuman manis," tutupnya. [] okezone.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.