Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, TENGGULUN -- Dusun Pakel adalah salah satu dari beberapa dusun di Kampung Selamat yang tanah warganya di sekitar sungai terancam longsor. Minggu sore (04/06) sekitar pukul 18.00 telah terjadi banjir di sekitaran sungai Kampung Selamat Dusun Pakel sehingga membuat puluhan meter tanah di belakang rumah warga longsor.

Selain tanah warga Dusun Pakel terdapat juga beberapa tanah aset Kampung Selamat seperti lapangan bola kaki milik desa yang juga terancam dimakan sungai.

Pada saat musim hujan ribuan kubik air mengalir dari gunung setempat menuju sungai kecil Kampung Selamat dan tak heran kerab terjadinya longsor di bagian bibir sungai akibat luapan air bah tersebut hingga sampai ke perkarangan rumah warga dan perhatian pemerintah terhadap kampung terpencil ini dianggap masih tanggung-tanggung oleh warga setempat. Salah satunya kita sebutkan pengerjaan bronjong yang disinyalir serba tanggung dimata masyarakat.

Dari sepanjang sungai yang terbentang di Kampung Selamat ini ada beberapa titik lokasi pengerjaan bronjong yang terpenggal-penggal dan mengakibatkan kecemburuan sosial terhadap warga setempat.

Pak Tarlan (82) mengatakan, tahun 2015 pemerintah mengerjakan beronjong cuma 100 meter di belakang rumah warga jadi masih ada beberapa rumah yang tidak terkena pengerjaan bronjong.

"Ya kalau bisa harapan kami para warga kepada pemerintah agar segera dapat melanjutkan pekerjaan pembuatan bronjong sisanya di sekitar sungai dusun kami supaya tanah dan aset kampung kami ini tidak di makan sungai dan pembuatannya jangan serba tanggung", ujar pria ini sambil tersenyum.

Yakino (29) seorang pemuda setempat juga mengatakan kepada TamiangNews.com, apabila bronjong tidak dilanjutkan dan air sungai pun siap memakan lapangan bola kaki, maka putuslah harapan para pemuda dan generasi mudan lainnya untuk bermain bola, sebab lapangan bola kaki cuma satu-satunya di desa ini. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.