Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Setelah melaksanakan monitoring situasi dibulan Ramadhan 1438 H yang sudah memasuki hari keenam (02/06) yang dimulai sejak hari Sabtu (27/05), situasi di Negeri Bumi Muda Sedia julukan Kabupaten Aceh Tamiang berlangsung lancar dan kondusif, warga tetap menjalankan aktivitasnya seperti hari biasa.

Muhammad Nurdin Hamid (65) salah seorang warga Desa Suka Jadi Kec. Karang Baru yang ditemui mengatakan bahwa para pedagang yang menjual kembang api, mercon dan petasan terbang terlihat leluasa menjual dagangannya terutama kepada anak-anak dan usia remaja.

"Padahal disaat situasi ibadah sholat Isya sampai ibadah sunnat tarawih seharusnya suasana tenang, namun masih saja terdengar suara mercon/petasan silih berganti membuat kebisingan yang diletuskan oleh pembeli maupun penjualnya, bahkan terjadi dilingkungan sekitar Mesjid dan mushalla yang melaksanakan shalat berjamaah", ujarnya.

Menurut Pria yang akrab disapa Saktys tersebut, hingga saat ini suara bising yang timbul dari letusan mercon disaat pelaksanaan shalat sunnat berjamaah tetap berlangsung lancar dan kondusif, terkesan belum ada dilakukan penertiban oleh pihak terkait.

Ditempat terpisah, saat ditemui Junaidi alias Jhon (48) salah seorang tokoh masyarakat Desa Medang Ara mengatakan bahwa pada tahun sebelumnya Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) menyebarkan dan menempel selebaran himbauan ditempat-tempat umum.

"Himbauan yang disampaikan ditujukan kepada para pedagang yang menjual makanan dan minuman agar tidak menjualnya pada siang hari bulan Ramadhan, dimulai dari pukul 07.00 hingga 16.00 Wib, serta mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan didalam bulan Ramadhan", sebutnya.

Namun Jhon tidak menafikan bahwa terkait ada sebagian warung-warung kopi yang berjualan hingga pagi hari terindikasi masih ada praktik judi batu domino atau batu dam, pertaruhan permainan catur bahkan judi toto gelap (togel), serta warung internet (Warnet) yang buka hingga 24 jam.

Di lapangan termonitor pihak Polsek Karang Baru dalam mengantisipasi kebisingan yang ditimbulkan dari suara letusan mercon/petasan menghimbau warga dari spanduk yang dipasang dikompleks perkantoran Pemda Aceh Tamiang.

Selain itu, ormas-ormas keagamaan dan kepemudaan masih vakum dari kegiatan yang berkaitan dengan ibadah dibulan suci dan Ramadhan 1438 H, serta tidak terlihat melakukan kegiatan sweeping/razia ditempat hiburan cafe remang-remang.

"Tidak ditemukan ormas-ormas melakukan sweeping ditempat hiburan malam atau rumah makan yang berjualan pada siang hari dibulan Ramadhan, sepertinya semua pihak berkomitmen membantu menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan", pungkas Jhon. [] TN-RF

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.