Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, SUKA MAKMUE -- Kemarau yang melanda Kabupaten Nagan Raya sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan lahan gambut kawasan Gampong Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya terbakar.

Diperkirakan, lahan perkebunan sawit milik warga yang terbakar mencapai tiga hektar. Hingga kemarin, polisi masih menyelidiki penyebab dari kebakaran tersebut, apakah ada usur kesengajaan atau akibat dari kelalaian pemilik lahan.

Untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran ke lokasi lain, tim gabungan personel Polres Nagan Raya, Kodim 0116/Nagan Raya, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya, dan Tagana setempat terus berusaha memadamkan api.

Turun pula ke lokasi, Kapolres Nagan Raya AKPB Mirwazi, Kabag Ops Kompol Burhanuddin serta Dandim 0116/Nagan Raya Letkol Kav Mochamad Wahyudi guna memimpin proses pemadaman lahan. Operasi itu mengunakan dua unit Mobil Pemadam Kebakaran milik pemerintah setempat.

Dandim 0116/Nagan Raya Letkol Kav Mochamad Wahyudi mengatakan, kebakaran areal perkebunan kelapa sawit itu diketahui dari seorang warga setempat yang melihat adanya kepulan asap di daerah tersebut.

“Kebakaran yang terjadi di sejumlah titik itu mengakibatkan lahan perkebunan sawit milik warga Suak Puntong ikut terbakar,” kata Dandim, Sabtu (10/6).

Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi mengatakan, kebakaran yang terjadi di Suak Puntong itu belum diketahui penyebabnya yang saat masih dalam penyelidikan polisi.

Walau sempat terkendala angin kencang, namun petugas berhasil padamkan api. AKBP Mirwazi berharap, masyarakat tidak melakukan pembakaran ketika membuka lahan baru serta waspadai lahan yang mudah terbakar seperti gambut.

“Kasus ini masih kita selidiki apakah lahan itu terbakar sendiri akibat cuaca panas, atau ada unsur kesengajaan pemilik lahan, ini masih kita dalami,” kata Kapolres. [] harianrakyataceh, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.