Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemilihan rektor perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi agama Islam negeri (‎PTAIN) tidak akan pernah dipilih atau dengan intervensi presiden.

‎Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan, Presiden Jokowi sudah mendengar pernyataan yang disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tentang pemilihan rektor akan ditentukan dan diputuskan presiden. Bahkan, Johan menyebutkan pada Jumat (2/6/2017) pagi dirinya sudah berkomunikasi dengan Mendagri Tjahjo tentang hal tersebut.

Johan memastikan, presiden tidak akan ikut campur terhadap pemilihan rektor universitas. "Kalau ditanya apakah ada mekanisme dalam pemilihan rektor, sampai hari ini belum ada perubahan. Pemilihan rektor sesuai dengan (aturan) yang selama ini dilakukan," ujar Johan di Istana Negara, Jumat (2/6/2017).

Dia menegaskan, pemilihan rektor tetap melalui proses di Majelis Wali Amanat di PTN dan rapat senat universitas di PTAIN. Johan menuturkan, mengenai statemen Tjahjo maka sebaiknya dikonfirmasi langsung ke bersangkutan apa latar belakang wacana tersebut dilontarkan.

Sepengetahuan Johan, Mendagri Tjahjo juga menyampaikan tidak ada perubahan mekanisme dan proses pemilihan rektor. Keputusan bahwa rektor dipilih dan ditentukan presiden tidak pernah ada dalam pikiran Presiden Jokowi dan belum pernah dibahas di Istana.

"Tapi itu mungkin semacam wacana atau usulan (dari Mendagri) gitu lah kira-kira. Belum (belum sampai diputuskan presiden bahwa rektor ditentukan presiden), belum ada," tegasnya.

Mantan plt pimpinan KPK ini membeberkan, untuk informasi bahwa Prof Drs KH Yudian Wahyudi PhD yang ditetapkan dan dilantik menjadi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Mei 2016 lalu atas intervensi dari Presiden Jokowi belum tentu benar. Hanya saja detial seperti itu belum diketahui Johan. "Itu tanya ke Menteri (Menteri Agama)," paparnya.

Dia menambahkan, secara umum rincian pemilihan rektor, proses, dan mekanismenya sebaiknya ditanyakan langsung ke Menristek Dikti untuk PTN dan Menteri Agama untuk PTAIN. Sekali lagi, Johan menggariskan, mekanisme pemilihan rektor bukan kembali ke mekanisme dan aturan awal, tapi belum ada perubahan. "Belum ada (perubahan)," ucap Johan. [] Sindonews

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.