Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LHOKSEUMAWE - Dua kasus Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/Aids) kembali ditemukan di Kota Lhokseumawe. Hingga saat ini jumlah kasus HIV/Aids yang ditemukan di Kota Lhokseumawe sudah mencapai 43 orang, 12 orang diantaranya sudah meninggal dunia.

Kabid Pencegahan, Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr Helizar, kemarin, menjelaskan, dua kasus baru tersebut ditemukan pada Mei dan Juni. Kasus yang ditemukan pada Mei masih dalam tahap HIV, sedangkan kasus yang dietmukan pada Juni sudah memasuki tahap Aids.

Kedua kasus ini ditemukan saat dua orang itu memeriksakan diri secara sukarela ke Voluntary Counseling and Testing (VCT) Puskesmas Muara Satu. “Langkah yang dilakukan orang tersebut sangat bagus, karena dengan kesadaran mau memeriksakan diri. Sehingga dengan dinyatakan positif, dia akan menghindari perbuatan risiko yang dapat menularkan ke orang lain, dna ada obat yang bisa menahan penyebaran virus,” katanya.

Di samping itu, dia juga mengatakan saat ini jumlah masyarakat yang memeriksa diri apakah terjangkit HIV atau Aids ke VCT di wilayah Lhokseumawe terus meningkat. Ini menunjukan kesadaran masyarakat untuk menghindari penyakit mematikan itu semakin baik. VCT terdapat di Puskesmas Muara Dua, Muara Satu dan Rumah Sakit Kesrem.

Ia kembali mengimbau masyarakat yang merasa pernah melakukan perbuatan yang rentan terkena penyakit mematikan tersebut, seperti suntik narkoba, hubungan intim bukan dengan istri atau suami, bisa segera melakukan pemeriksaan di VCT. “Pemeriksaan gratis, dan bila dalam hasil pemeriksaan dinyatakan positif, identitas pasien pasti dirahasiakan,” demikian Helizar. [] aceh.tribunews.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.