Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KEJURUAN MUDA -- Proyek pengaspalan jalan Seumadam menuju arah Pulo Tiga Kabupaten Aceh Tamiang dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang di laksanakan pada tahun 2015 kemarin sepertinya tidak akan bertahan lama.

Tampak terlihat bahwa jalan ini dibuat asal jadi dengan aspal yang tipis ditambah lagi pemasangan talut tanpa besi membuat talut mudah roboh dan tanah di pinggiran jalan pun kembali longsor.

Tepat di desa Alur Selebu 2 Dusun Denpasar, Minggu (11/06) terlihat dua orang pemuda sedang memperbaiki jalan agar warga desa tidak terjebak di dalam lubang yang sekarang ini telah mereka timbun dengan tanah dan alat perlengkapan kerja seadanya ini.

Warga Dusun Denpasar Kampung Alur Selebu Kecamatan Kejuruan Muda Elbi (29) mengatakan, dirinya hanya dapat menimbun dan memberikan tanda seperti ditumpuknya beberapa batang kayu agar tampak dilihat bagi pengguna jalan agar tidak terjebak ke dalam lubang longsor sedalam 2 meter ini dan mereka hanya mengutip dana seikhlas mungkin yang diberikan oleh para pengguna jalan untuk uang minum mereka saja.

Kepada TamiangNews.com, Elbi juga mengatakan bahwa amblasnya pinggiran jalan ini dan patahnya talut disebabkan banyaknya truk bermuatan melebih tonase, melintas di jalan ditambah lagi air hujan yang sering tergenang di ujung titi ini.

"Ya harapan saya pemerintah agar dapat segera membetulkan jalan dan talut ini supaya tidak makan korban karena bahaya, jadi kami pun tidak perlu was-was lagi apabila hujan deras terjadi di sini, misalnya hujan deras terjadi di sini pak itu air dari alur titi ini deras sekali dan bisa membuat titi ini putus makanya kalau bisa segera diperbaiki talut nya pak agar tidak terjadi erosi pada pinggiran jalan ini", ujar pria berlogat jawa ini sambil memegang kotak sumbangan nya.

Bukan hanya di Desa Alur Selebu 2 ini saja terdapat jalan yang rusak tetapi masih banyak hingga ada beberapa titik lokasi yang memerlukan perbaikan kembali, ujarnya. [] TN-W008/TN-W012

Comments
1 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.