Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LANGSA -- Seorang pasien kecelakaan Ali Akbar (31), warga KM 5 Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, mengaku kecewa terhadap BPJS Kesehatan Kota Langsa, karena biaya perobatannya di RSUD setempat tidak ditanggung semua oleh BPJS.

Salah seorang keluarga pasien, Isbal kepada MedanBisnis, Selasa (16/5), menuturkan, kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (13/5), di Jalan Gampong Seuruway karena terperosok ke dalam lubang, sehingga mengalami patah tulang pada kaki kiri. Pascakejadian, korban langsung dibawa ke IGD RSUD Langsa untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Setelah mendapat perawatan sementara di IGD, keluarga pasien hendak membawa pulang korban, namun dikatakan petugas di IGD bahwa jika dibawa pulang maka biaya pertobatan ditanggung sendiri dan bila ingin ditanggung semua oleh BPJS, maka harus menjalani rawat inap hingga sembuh total dan akhirnya pasien pun melakukan rawat inap," katanya.

Kemudian, setelah selama satu malam mendapat perawatan di ruang Jarum RSUD Langsa, maka pada Minggu (14/5), korban pun dibawa pulang karena kondisinya sudah mulai membaik.

Sebelum pulang ke rumah, karena saat itu hari libur (Minggu) maka keluarga diminta untuk membayar sementara semua biaya perawatan di rumah sakit sekitar Rp 800.000.

Lalu, keluarga pasien disuruh kembali pada Senin (15/5), untuk mengganti biaya yang sudah dikeluarkan. Namun di saat kembali yang ditanggung hanya biaya rontgen, sementara biaya perawatan lainnya harus ada surat dari kepolisian atas kecelakaan itu

"Jika harus ada surat kepolisian, mengapa biaya rontgen dibayar sementara biaya lainnya tidak, ada apa dengan BPJS Kesehatan," ucapnya.

Sementara itu, staf hukum, komunikasi publik dan kepatuhan pada BPJS Kesehatan Kota Langsa Khairunisah, ketika dihubungi MedanBisnis, menjelaskan, bahwa pasien membayar sendiri tagihan biaya rumah sakit, karena pasien pulang atas permintaan sendiri bukan atas perintah dokter atau pihak rumah sakit.

"Pasien juga sudah mengisi dan menandatangani form permintaan pulang sendiri dan untuk diketahui, bahwa BPJS tidak menanggung klaim pembayaran biaya perobatan untuk persatuan tapi perpaket.

Jadi mengapa hanya biaya rontgen saja yang ditanggung, maka tanyakan langsung kepada pihak rumah sakit," tutupnya. [] medanbisnisdaily.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.