Dilihat 0 kali

TamiangNews.com KARANG BARU -- Salah satu minuman yang lazim digunakan masyarakat di Aceh Tamiang disaat berbuka puasa adalah air tebu. Minuman dengan rasa manis yang khas ini dijual masyarakat hampir di sepanjang jalan Medan-Banda Aceh Kampung Tanjung Seumantoh.

Jualan panganan untuk bahan berbuka puasa di bulan Ramadhan dianggap sebagian masyarakat yang hobbi jualan sebagai berkahnya bulan suci Ramadhan bagi umat Islam tak terkecuali puluhan masyarakat para pedagang air tebu di sepanjang jalan kampung Tanjung Seumantoh.

Salah seorang penjual air tebu, Akbar (33 tahun) Selasa (30/05) mengatakan, setiap bulan Ramadhan sepanjang jalan kampung Tanjung Seumantoh pasti dipenuhi para pedagang air tebu yang ingin mencari rezeki di bulan penuh berkah ini.

Bahan baku tebu sebagian besar berasal dari Kampung Tanjung Seumantoh sendiri, yang kebanyakan ditanam masyarakat sebagai tanaman pekarangan. Dan sebahagian pedagang air tebu ada juga yang membeli tebu dari Takengon Aceh Tengah yang dijual pengecer ke penjual air tebu di pinggir jalan nasional Kampung Tanjung Seumantoh.

“Saya setiap hari selama bulan Ramadhan jualan air tebu, saya jual air tebu dengan harga per botolnya Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) dan kalau cuaca panas bisa laku 25 botol tapi kalau cuaca mendung atau hujan paling bisa laku 10 botol”, ujar Syafrizal pemuda bertubuh gempal yang di tanyai TamiangNews.com

Dari pengamatan TamiangNews.com pedagang air tebu yang ada di kampung Tanjung Seumantoh sudah ada dan berjualan sejak tahun 2007 hingga sekarang dan ini menjadi sebuah cerita dan sejarah yang akan dan terus melekat menjadi identitas kampung Tanjung Seumantoh. [] TN-W012

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.