Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Lapak pedagang daging dadakan di ruas jalan Kedai Bawah Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang diserbu oleh warga yang ingin merayakan hari meugang. Meugang merupakan tradisi perayaan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan yang khas di Provinsi Aceh.

Harga daging Jumat (26/5) hari ini melonjak naik hingga mencapai Rp 150 ribu per kilogramnya. “Harga daging hari ini kami jual Rp 150 ribu, tadi pagi sempat Rp 140 ribu tapi sekarang sudah naik lagi,” kata Andi, salah satu pedagang daging kepada TamiangNews.

Meski harga daging mengalami kenaikan drastis, namun kata Andi minat pembeli terus meningkat karena setiap hari meugang semua warga di Aceh Tamiang ikut membeli daging untuk merayakan bulan suci Ramadhan.

“Walaupun harganya mahal, pembeli hari ini terus meningkat karena untuk kebutuhan meugang,” katanya. Harga daging pada hari biasa sebelumnya hanya dijual Rp 120 ribu per kilogam.

Harga daging yang dijual pedagang saat meugang ini,berbeda dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah. Padahal sebelumnya Gubernur Aceh, Zaini Abdullah menginstruksikan dinas terkait untuk memastikan harga daging meugang menjelang Ramadhan kali ini tidak mahal. Ia meminta, daging meugang dijual di bawah Rp 130.000 per kilogram.

Intruksi Gubernur Aceh ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pelaku Usaha Distribusi Bahan Pokok , yang menjelaskan bahwa harga kebutuhan pokok termasuk daging paling tinggi Rp 120 ribu.

Senada dengan Gubernur Aceh, anggota DPD RI asal Aceh Sudirman mengatakan harga daging hanya dapat dijual seharga Rp 80 ribu dan harga tertinggi Rp 120 ribu rupiah per kilogramnya sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia.

“Kalau harga daging dijual di atas Rp 130 ribu itu bisa terkena tindak pidana. Apalagi Permendag Nomor 20 Tahun 2017 yag dikeluarkan April telah mengatur harga kebutuhan pokok termasuk daging paling tinggi Rp 120 ribu,” kata Sudirman. [] M. Hendra Vramenia (TN-W004)

Comments
1 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.