Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, TUALANG CUT -- Sedikitnya terdapat 15 kegiatan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2016 Kampung Ie Bintah diduga tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh Datok Penghulu. Hal itu terungkap setelah tim dari Inspektorat Kabupaten Aceh Tamiang turun ke kampung itu untuk melakukan pemeriksaan terkait adanya demo warga Kecamatan Manyak Payed beberapa waktu lalu.

Salah seorang warga Kampung Ie Bintah yang biasa disapa Pak Wahyu yang juga seorang Purnawirawan TNI (45 tahun) yang diwawancarai TamiangNews.com mengatakan Alokasi Dana Desa (ADD) bukan milik pemerintah kampung terutama datok penghulu.

“Datok Ie Bintah tidak transparan menggunakan dana desa, saya sangat kecewa dan saya harapkan ini harus cepat diproses agar tidak menghambat pembangunan ke depan yang ada di Kampung Ie bintah”, ujar pak Wahyu.

Sumber TamiangNews.com menyampaikan hasil pemeriksaan tim itu bersama-sama warga ke sejumlah kegiatan fisik yang menggunakan dana ADD Tahun 2016 yang lalu hampir semua bermasalah, ungkap sumber yang juga orang kampung setempat.

Sambungnya lagi kegiatan fisik Kampung Ie Bintah secara umum hanya terbagi menjadi 2 kegiatan yaitu Plat Beton dan gorong – gorong di setiap dusun yang ada di Kampung Ie Bintah, dan tidak semua kegiatan fisik yang dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat kampung Ie Bintah dan itu terlihat dari beberapa kegiatan yang dibangun tidak berfungsi dan terkesan sia-sia dan ini menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat Kampung Ie Bintah.

Datok Ie Bintah Wilda Mukhlis, S.HI dan yang juga sebagai Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Aceh yang di konfirmasi via SMS tidak ada balasan dan kemudian via telpon oleh TamiangNews.com juga nomor handphonenya tidak aktif. [] TN-W007, Foto : Ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.