Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, RANTAU -- Sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian produksi pada triwulan 1 tahun 2017, Pertamina EP Asset I Rantau Field menggelar acara penyantunan anak yatim dan kaum dhuafa yang berada di sekitar daerah operasi perusahaan.Hal tersebut disampaikan oleh Asmen Legal Relation PT. Pertamina EP Asset 1 Rantau Field H. Jufri melalui Press Release yang diterima TamiangNews, Kamis (06/4/2017).

"Acara penyantunan anak yatim dan kaum dhuafa tersebut dimulai pada tanggal 04 April 2017 dan dilaksanakan di sebelas desa disekitar daerah operasi perusahaan yang dilakukan secara bertahap. Kegiatan yang mengambil tema "Berbagi dengan Hati untuk Keberkahan Bersama", bersumber dari dana yang berasal dari Badan Amal Zakat Pertamina (BAZMA) dan BDI Rantau Field serta sumbangan dari Pekerja", jelas Jufri.

Menurut Jufri melewati Triwulan I Tahun 2017, kinerja Rantau Field menunjukkan tren positif. Produksi Rantau Field mengalami kenaikan dari 2.100 BOPD pada awal tahun 2017 mencapai peak produksi 2.907 BOPD pada tanggal 30 Maret 2017 dengan pencapaian 135.8% terhadap target. Melalui kajian subsurface yang matang dan kerjasama tim yang baik, berhasil dilakukan penambahan produksi sebesar 807 bopd dari 5 sumur reparasi yaitu P-413, P-423, P-361, P-417 dan P-270 serta satu sumur reopening dan pemboran P-450.

“Saat Ini sedang dilakukan kajian-kajian subsurface dengan tambahan data kegiatan passive seismic maupun updating data logging seperti CO log dan CNL-GR serta updating data reservoir sehingga diharapkan di waktu yang akan datang akan lebih banyak lagi kandidat sumur yang dikerjakan dengan sukses ratio yang lebih tinggi sehingga produksi Field Rantau bisa ditingkatkan lagi hingga melampaui angka 3500 bopd, dan kami sangat optimis untuk bisa mencapainya yang sekaligus mendukung Journey to 100 K BOPD”, ujar Jufri

Sementata itu, Field Manager PT.Pertamina EP Asset 1 Rantau Richard Muthalib, mengatakan hasil ini menunjukkan bahwa potensi reservoir di Field Rantau masih sangat menjanjikan untuk di exploitasi. Walaupun sudah diproduksikan sejak tahun 1928, namun masih bisa memproduksikan minyak dengan laju produksi yang cukup besar.

"Dengan melihat pencapaian produksi yang cukup menggembirakan seperti saat ini, maka sudah sepatutnya kita mensyukuri rahmat dan rezeki yang sudah diberikan kepada kita. Dengan kegiatan berbagi ini, diharapkan produksi Rantau Field semakin baik dan memberikan keberkahan bagi PT Pertamina EP Asset I Rantau Field dan masyarakat sekitar area operasi", ungkap Richard. [] M. Hendra Vramenia (TN-W004)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.