Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Tujuh orang buruh dari PT PD Pati Kebun Pantai Kiara, Kampung Semadam Kecamatan Kejuruan Muda mendatangi Kantor Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Aceh Tamiang. Kedatangan para buruh tersebut mengadukan perusahaan tersebut karena telah mem-PHK kan mereka tanpa dilatarbelakangi alasan yang jelas dan terkesan sepihak.

Tujuh buruh tersebut terdiri dari Irawan (38), Sutrisman (43) yang sudah bekerja selama 4 tahun, Samsuddin (28) telah bekerja selama 6 tahun, Boiman, (32) selama 6 tahun, Tumino (27) selama 6 tahun, Agus (33) selama 6 tahun dan Suwito (37) selama 6 tahun.

“Kami berharap pemerintah daerah melalui Disnakertrans Aceh Tamiang bisa memfasilitasi penyelesaian masalah yang kami terima atas kesewenang wenangan pihak Managemen PT PD Pati yang memecat kami secara tidak manusiawi”, ungkap salah seorang pengadu, Irawan.

Irawan menjelaskan, dia dan 6 orang temannya sudah bekerja di perusahaan PT PD Pati masing masing sudah sejak 4 sampai 6 tahun lalu.Namun tanpa ada pernah melakukan kesalahan maupun tindakan lain yang merugikan keuangan perusahaan serta pelanggaran hukum dan perundang undangan, Irawan dan para temannya di PHK oleh pihak Managemen PT. PD Pati secara sepihak.

Irawan dan para temannya bertekad, jika terhitung hingga hari Senin depan,belum ada perhatian perusahaan untuk membayar pesangon mereka yang sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan, para buruh yang di PHK akan melalukan orasi didepan kantor PT PD Pati bersama segenap keluarganya.

"Kalau Managemen PT PD Pati tidak menunjukkan rasa tanggungjawabnya kepada kami hingga hari Senin (17/4/2017), maka pada keesokan harinya tepat pada hari Selasa (18/4/2017) kami dan segenap keluarga kami akan menggelar aksi orasi”, ujar Irawan.

Irawan menjelaskan, dirinya beserta temannya dipecat tanpa syarat oleh Managemen sejak Pebruari lalu . “Kami di-PHK oleh managemen PT PD Pati sejak 14 Pebruari 2017, tanpa alasan tidak jelas, tanpa pesangon dan tanpa sesuai undang undang ketenagakerjaan”, sebut Irawan.

Kabid hubungan industrial dan jaminan sosial ketenagakerjaan pada Disnakertrans Aceh Tamiang Supriyanto kepada TamiangNews menyatakan akan segera memanggil secara resmi terhadap pihak Managemen PT PD Pati untuk dilakukan bipartit.

“Kita akan panggil pihak PT PD Pati secepatnya, dan pada Selasa (18/4/2017) besok yang bersangkutan wajib datang ke kantor ini untuk dilakukan perundingan, pemanggilan tersebut untuk dilakukan mediasi,” ujar Supriyanto. [] M. Hendra Vramenia (TN-W004)

Foto: Irawan dan teman-teman korban PHK usai mengadukan nasibnya di Disnakertrans Aceh Tamiang. (M. Hendra Vramenia, Dok. TamiangNews)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.