Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Proyek Penanaman Rumput Vetiver Daerah Aliran Sungai Tamiang Kampung Tanjung Seumantoh Kecamatan Karang Kabupaten Aceh Tamiang sepanjang 3000 meter terkesan asal jadi dan telah merugikan uang negara ratusan juta rupiah. Selasa (04/4).

Hasil investigasi TamiangNews.com kesejumlah lokasi penanaman Rumput Vetiver DAS di Kampung Tanjung Seumantoh, terlihat rumput yang ditanam 6 bulan yang lalu sama sekali tidak berbekas, hanya sebahagian kecil yang hidup itupun terancam abrasi juga ke dalam sungai.

Ironisnya Proyek senilai Rp.168.000.000,- itu terkesan mubazir tidak ada manfaatnya sesuai programyang menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus Kehutanan Bagi Hasil Pajak Bukan Pajak.

Info yang diterima menyebutkan penaman rumput Vetiver DAS ini Kampung Tanjung Seumantoh menyerap anggaran untuk Rp.168.000.000 antara lain untuk belanja bahan bibit tanaman pengadaan Bibit Rumput Vetiver untuk 3.000 meter x 50.000/meter = 150.000.000. Belanja Bahan Kimia Pupuk Tablet Rp.18.000.000.-

Menurut penanam (warga) mereka hanya dibayar 10.000/meter, sedangkan pupuk dan racun tidak ada diberikan. seharusnya rumput tersebut harus dipagar tapi tidak ada diarahkan untuk pemangarannya, maka semua rumput tersebut mati dimakan oleh lembu warga, hanya sebahagian kecil sekitar 20 meter saja yang ada, sebut wakleng warga setempat.

Kadis Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Aceh Tamiang Ir. Al Fuadi yang coba beberapa kali di hubungi baik datang ke kantornya maupun dihubungi melalui telepon selularnya tidak berhasil di hubungi demikian juga dihubungi via WhatsApp tidak dibalas walau pesan yang dikirim menunjukan tanda diterima. [] TN-W007

Teks photo : Proyek Penanaman Rumput Vetiver DAS di Kampung Tanjung Seumantoh, terlihat rumput yang ditanam 6 bulan yang lalu sama sekali tidak berbekas, hanya sebahagian kecil yang hidup itupun terancam abrasi juga ke dalam sungai. (Saiful Alam/dok TamiangNews.com).

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.