Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, SABANG -- Pemerintah Provinsi Aceh mengatakan bahwa sejumlah petani dari negara Asia Tenggara (ASEAN) ikut berpartisipasi pada acara Pekan Nasional ke-XV Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) se-Indonesia di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh.

"Acara Penas KTNA ke-XV di Banda Aceh yang berlangsung 6-11 Mei 2017 itu akan diikuti oleh petani negara ASEAN," kata Asisten II Pemerintah Aceh yang membidangi Keistimewaan, Ekonomi dan Pembangunan Saiba Ibrahim di Sabang baru ini.

Dia menjelaskan, negara ASEAN yang sudah mengkonfirmasi ikut serta memeriahkan Penas KTNA ke-XV se-Indonesia di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh diantaranya, Malaysia, Thailad, Filipina dan Singapura.

Artinya, Penas KTNA selain diikuti oleh 34 provinsi dan 514 Kabupaten/Kota yang tersebar di seantero Negara Bhineka Tunggal Ika juga akan dimeriahkan oleh sejumlah petani dan pendamping penyuluh pertanian yang berasal dari negara ASEAN.

Sebelumnya, Asisten II Pemerintah Aceh juga menyampaikan, Pekan Nasional KTNA itu akan dihadiri sekitar 50.000 peserta se-Indonesia dan direncanakan akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Penas KTNA direncanakan dibuka langsung oleh Bapak Presiden Jokowi tanggal 6 Mei," kata Asisten II Pemerintah Aceh.

Pihaknya berharap, PN-KTNA se-Indonesia dapat memperkuat kepemimpinan agrobisnis di tingkat petani maupun nelayan di provinsi paling ujung barat Sumatera.

Kemudian lanjutnya, kehadiran para petani dan nelayan se-Indonesia di Aceh serta petani negara ASEAN diharapkan dapat meningkatkan gairah para pelaku usaha di bidang pembangunan pertanian serta berpengaruh pada peningkatan usaha agrobisnis secara umum.

Menurut dia, Aceh merupakan salah satu daerah surplus pangan di Indonesia, untuk itu acara PN-KTNA dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan hasil produksi pertanian Aceh.

"Kita akan optimalkan acara KTNA agar dapat meningkatkan semangat petani dan nelayan Aceh dan diharapkan hasil dari KTNA dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dan nelayan Aceh secara menyeluruh," kata Asisten II Pemerintah Aceh berharap. [] antaranews.com, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.