Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Persatuan Mahasiswa Aceh Tamiang (PEMATANG) menggelar pelantikan pengurus baru priode 2016-2018 dan Seminar the Culture of Tamiang, Minggu (16/4) di Aula Teater Museum UIN Ar-Raniry.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Bina Program Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, Zulkarnain. Acara tersebut dikikuti oleh puluhan Mahasiswa Aceh Tamiang yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Dalam sambutannya, Zulkarnain berharap agar PEMATANG dapat menjadi wadah serta sarana pemersatu bagi seluruh mahasiswa asal Aceh Tamiang yang sedang meneruskan pendidikan di Banda Aceh dan Aceh besar.

"Pematang juga harus tetap menjaga independensi nya, agar tidak terlibat kedalam politik praktis", tegasnya.

Zulkarnain juga berharap agar PEMATANG nantinya harus lebih mandiri, dengan membuat badan usaha atau koperasi. Sementara itu, ketua PEMATANG priode sebelumnya, Ega Prijusti Siagian, dalam kata sambutannya meminta agar Pemerintah Daerah lebih memperhatikan Mahasiswa Aceh Tamiang. "Acara ini sekaligus menjadi tolak ukur bahwasanya Mahasiswa Tamiang itu ada, namun selama ini hanya kurang bersatu" tambahnya.

Sementara itu ketua pematang terpilih priode 2016-2018, Furqanul Haq berharap agar momentum pelantikan ini menjadi sebuah pintu gerbang untuk PEMATANG yang baru.

"Fokus utama kita untuk saat ini yaitu memperkuat konsolidasi antar sesama Mahasiswa Tamiang yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar". Sehingga nantinya, Mahasiswa Tamiang dapat bersatu, untuk sama-sama memperjuangkan hak nya sebagai mahasiswa dan mampu berkontribusi memberikan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu PEMATANG diharapkan bisa menjadi kontrol sosial bagi pemerintahan.

Furqan juga menyampaikan bahwa tubuh PEMATANG juga sedang dan terus berbenah, agar nantinya konsep dari PEMATANG lebih modern. "Nah itu yang menjadi tugas kita, bukan hanya pengurus tapi seluruh mahasiswa Aceh Tamiang yang saat ini sedang melanjutkan pendidikan nya di Banda Aceh dan Aceh besar", tutupnya.

Acara tersebut ditutup oleh seminar tentang kebudayaan Aceh Tamiang yang diisi oleh sejarawan Aceh, H. Ameer Hamzah, sekaligus penampilan hiburan dari anggota pematang. [] TN-W001

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.