Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, JAKARTA -- Arema FC berhasil mengalahkan tuan rumah PSMS dengan skor 2-0 dalam laga uji coba di Stadion Teladan, Kota Medan, Minggu.

Arema yang merupakan juara Piala Presiden 2017 dibabak pertama sudah menurunkan pemain-pemain terbaiknya termasuk trio asingnya Jad Noureddine, Esteban Vizcara, dan Arthur Cunha, yang ditambah striker berbahaya Cristian Gonzales.

Permainan cantik dari kaki ke kaki yang diperagakan tim tamu, cukup membuat pemain-pemain PSMS harus ekstra keras mengimbanginya dengan permainan cepat juga plus bola lambung yang langsung mengarah ke jantung pertahanan lawan.

Serangan demi serangan terus menghujami jantung pertahanan PSMS, yang memaksa barisan pertahanan PSMS harus bersusah payah menghalau semua serangan yang datang yang mengancam.

Penjaga gawang PSMS Abdul Rohim juga harus jatuh bangun mengamankan gawangnya agar tidak kebobolan dari serangan Gonzales dan kawan-kawan yang silih berganti mengancam gawang tuan rumah.

Pelatih PSMS Mahruzar dari pinggir lapangan sepanjang babak pertama juga tidak henti-hentinya memberikan instruksi kepada anak-anak asuhnya agar bermain lebih tenang dan tidak tertekan.

Hingga babak pertama berakhir, Arema masih belum mampu mencetak gol ke gawang PSMS dan untuk sementara pendukung tuan rumah pun masih dapat bernapas lega karena tim kesayangannya masih mampu mengimbangi tim tamu.

Arema baru berhasil mencetak gol pada menit-menit awal babak kedua melalui tandukan pemain asingnya Jad Noureddine, memanfaatkan tendang sudut hingga merubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tim "Singo Edan".

Gol kedua Arema diciptakan Andrianto pada menit ke 77 melalui tendangan jarak jauh memanfaatkan posisi kiper PSMS yang sudah terlanjur maju.

Pelatih Arema Aji Santoso sejak mengingatkan anak-anak asuhnya bahwa laga uji coba tersebut penting dalam upaya meningkatkan kemampuan.

"Alhamdulillah mereka bermain cukup baik dengan menjalankan semua instruksi," katanya.

Sementara itu, pelatih PSMS Mahruzar usai pertandingan mengatakan, memang masih banyak yang harus dibenahi di timnya, terutama pada counter attack.

"Masih banyak yang harus dibenahi. Evaluasi pasti kita lakukan untuk menutupi semua yang masih belum baik," kata Mahruzar. [] Tempo.co

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.