Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KALOY -- Destinasi wisata Kuala Paret yang berada di Kampung Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang kian mendapat pujian baik dari pengunjung lokal maupun luar daerah. Bahkan dilihat dari aliran sungai yang jernih dan pemandangan yang indah memiliki nilai jual yang tinggi.

Keindahan panorama aliran sungai yang diapit dua tebing bukit dan bentukan bebatuan yang dapat menjadi tempat berlibur bagi semua kalangan. Untuk menuju Kuala Paret, dibutuhkan waktu kurang lebih 2,5 jam dari Kota Kuala Simpang. Jalanan dapat dilalui dengan menggunakan sepeda motor ataupun mobil. Jika perjalanan dimulai dari kota Kuala Simpang , pengunjung akan melintasi Jalan Medan-Banda Aceh. Setelah tiba di persimpangan simpang tiga Seumadam, pengunjung harus memilih jalan menuju Desa Pulau Tiga. Dari desa tersebut perjalanan menuju Desa Kaloy (lokasi Kuala Paret) jaraknya kira-kira 25 km.

Berpetualang adalah kata yang tepat untuk menggambarkan perjalanan menuju Kuala Paret. Kondisi jalanan yang belum diaspal, berbatu serta berbukit, melewati perkebunan sawit, pohon rindang dan lebat menjadikan perjalanan sebagai tantangan penguji kesabaran. Sejatinya, keindahan alam tetap terpancar selama perjalanan.

Di sepanjang perjalanan pengunjung akan disambut dengan pemandangan bukit-bukit yang hijau serta perkebunan kelapa sawit yang terbentang di sisi kiri dan kanan menyejukkan mata yang memandang. Ditambah lagi sejuk semilir angin yang membelai lembut para pengunjung.

Berjibaku dengan kegagahan alam saat perjalan, akan terlunasi dengan suguhan mengagumkan dari alam di Kuala Paret. Saat tiba di parkiran kendaraan, pengunjung mungkin akan segera bertanya, “di mana aliran sungai Kuala Paret nya,?

”Sekali lagi, pengunjung akan diberikan jalan tanah setapak yang sedikit curam. Saat turun, terdengar suara deburan air menghempas batu seakan memanggil kita untuk segera hadir. Ya, saat ini, itulah jalan satu-satunya untuk turun. Sangat menantang bukan !!!!

Dibutuhkan waktu kurang lebih 15 menit untuk menuruni jalanan terjal. Begitu tiba semua kelelahan akan terhapus setelah mata memandang “surga kecil” indah dan cantik yang ada di bawah.

Aliran sungainya sangat indah, mengalir di antara sisi tebing. Memang mirip parit besar, lebar dan curam. Tapi air yang mengalir sangat jernih kehijauan. Seolah-olah dapat bercermin! Di seberang “parit” terdapat juga air terjun mini yang menambah keindahan. Air nya mengalir dari atas melewati bebatuan. Bebatuan yang sedemikian rupa tersusun apik. Rasa gerah pengunjung akan luntur ketika mandi atau bermain air pada alur sungai yang lebih tenang. Air nya sangat sejuk walaupun mentari sedang menunjukkan kegagahannya. Batu-batu besar seakan menjadi “guci-guci alam” yang tertata menghiasi sisi sungai. Rasanya tidak puas jika hanya sebentar saja di tempat yang seindah itu dan tentunya ingin kembali lagi berpetualang di sana atau bahkan menginap.

Indah dan menariknya destinasi wisata Kuala Paret juga diakui dan diungkapkan anggota DPR RI komisi X Fraksi Demokrat, Muslim SHi,MM, yang langsung meninjau lokasi destinasi Wisata Kuala Parit baru baru ini bersama tim Kementrian Pariwisata, deputi Deputi Bidang Pengembangan SDM Kepariwisataan, dan turut didampingi oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Tamiang dan anggota DPRK Aceh Tamiang yakni Syaiful Sofyan dan Mustaqim.

Anggota DPR RI, Komisi X Muslim kepada TamiangNews mengakui Kuala Paret tempatnya sangat indah, menarik dan memiliki potensi alam yang bernilai jual tinggi. Dari kondisi alam yang masih asli ini, banyak nilai jual yang bisa ditawarkan guna memanggil pengunjung untuk menikmati indahnya Kuala Paret. ”Ada nilai jualnya dengan menyediakan ofroad sebagai transpotasi menuju lokasi dan membangun tenda-tenda”, ujar Muslim yang juga didampingi dua anggota DPRK Aceh Tamiang, Saiful Sopian dan Mustaqim.

Menurut Muslim, untuk menawarkan nilai jual, semua pihak terutama pemerintah daerah dan masyarakat harus turut serta dalam meningkatkan Pembangunan infrastruktur, seperti MCK dan tempat istriahat dan penginapan bagi pengunjung yang berlibur (keluarga). ”Terutama pengelolaan juga harus bagus sehingga benar-benar berhasil. Begitu juga pemerintah daerah dan pihak swasta harus mampu dan bisa untuk mengembangkannya agar lebih menarik lagi”, ujarnya. Muslim seraya mengatakan meski dengan lelah menuju lokasi, namun merasa puas sudah dapat melihat langsung Kuala Paret yang selama ini hanya melihat melalui media sosial Facebook dan Yotube.

“Saya pikir kuncinya keseriusan aja, dari bentuk bebantuan yang diperkirakan ribuan tahun lalu, sudah seharusnya dikemas dengan baik dan mudah untuk dipromosikan dengan bagus pula,”tutur Muslim. Untuk mengembangkan destinasi Kuala Paret, Muslim berkomitmen kuat mendorong semaksimal mungkin pariwisata di Aceh Tamiang agar dapat terus berkembang, sehinga masyarakat juga ikut terlibat.

”Masyarakat ikut terlibat, masyarakat sekitar ikut berkembang”, ujarnya seraya mengatakan peluang masyarakat berjualan, menyediakan penginapan, secara otomatis roda ekonomi masyarakat juga ikut berkembang. Muslim mengatakan, langka konkrit yang dilakukannya sudah dibuktikan dengan mendatangkan Kementerian Pariwisata. Oleh karena itu pro aktif Pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menata dan mengelola dengan baik”, pungkasnya.

Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Tamiang, Syahri,SP berharap dengan kedatangan anggota DPR RI, Tim Kementerian Pariwisata serta DPRK dapat mengembangkan dan meningkatkan destinasi wisata yang ada baik di hulu mapun wisata pesisir laut (pantai).”Alhamdulillah untuk tahun ini pembangunan tangga menuju lokasi akan dialokasikan sehingga mempermudah pengunjung untuk memasuki lokasi Kuala Paret”, ujar Syahri.

Menurut Syahri, di 5 kecamatan dalam wilayah Aceh Tamiang, masih ada beberapa tempat wisata yang berpotensi untuk dikembangkan. ”Untuk kesemua tempat yang berpontesi untuk dikembangkan akan dilakukan dengan sejumlah penunjang programnya”, sebut Syahri.

Adapun tim Kementerian Pariwisata RI yang ikut dalam kunjungan ini terdiri dari kepala Bidang Pelatihan kepariwisataan, Dra. Yulia didampingi staffnya Wardikin dan Fajar dan Direktur Otorita Danau Toba, Faisal dan Rinto Taufik Simbolon, dari Kerjasama Bilateral Pariwisata luar negeri.

Sementara itu Kabid PSMDK pada Kemetrian Pariwisata R.I, Dra.Yulia kepada TamiangNews mengatakan akan menindak lanjuti segala usulan program dari pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas terkait untuk pengembangan tempat wisata Kuala paret.

"Dengan dukungan bapak Muslim selaku anggota DPR RI yang berasal dari Dapil NAD II dari Komisi X, segala program usulan skala prioritas untuk pengembangan Destinasi Wisata Kuala Paret akan kami masukkan dan kami akan perjuangkan", ungkap Dra. Yulia saat kunjungan langsung ke lokasi wisata Kuala paret. [] M. Hendra Vramenia (TN-W004)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.