Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, SUBULUSSALAM -- Tiga pemuda Kota Subulussalam, melakukan keliling nusantara menggunakan becak mesin khas Kota Subulussalam. Mereka mulai dari Aceh sampai Papua.

Ketiga orang tersebut bernama, Jhoni, Suhendri Solin dan Amri Purnama. Pemuda dari Komunitas Pemuda Pecinta Alam Kota Subulussalam (KOMPPAS) ini mulai berangkat sejak tanggal 24 Agustus 2016 lalu dan tiba dipersimpangan Tugu Kecamatan penanggalan Kota Subulussalam sekitar pukul 09.00 WIB, Kamis (23/3) disambut dengan tarian adat pak pak.

Usai disambut dan dipeseujuk, ketiga pemuda ini diarak sepanjang jalan protokol diikuti ratusan masyarakat lainnya menuju Hotel Hermes One menerima penyambutan atas nama Pemerintah Kota Subulussalam.

Kedatanagn mereka bertepatan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Hotel itu. Ketiganya disambut Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam dan langsung mengikuti acara Musrenbang.

Usai acara Musrenbang, ketiga pemuda ini kembali diarak menuju Pendopo Wali Kota untuk pengkalungan bunga oleh Wali Kota Subulussalam Merah Sakti sambil menceritakan kisah perjalanan mereka menjelajah nusantara selama tujuh bulan.

Jhoni menceritakan, perjalanan mereka yang sukses mengelilingi nusantara penuh perjuangan. Sebab, kata Jhoni, dalam satu becak mereka bertiga satu orang menjadi supir dan duanya duduk dibangku penumpang. Persis dipendakian terjal, kata Jhoni, kedua rekannya turun untuk mendorong karena beban becak terlalu berat dengan perlengkapan lainnya.

Begitu juga cerita rekannya, Amri Purnama. Menurut Amri, mereka bertiga menempuh perjalanan sangat panjang dan lama, sehingga diperlukan stamina kuat. Sebab, tambah Amri, saat diperjalanan sering terjadi kendala mulai ban pecah sampai mesin becak rusak ditengah jalan dimana tidak ada pemukiman warga

“Ada senang dan ada sedihnya. Kami senang berhasil mengelilingi nusantara dengan membawa bendera Kota Subulussalam sambil mempromosikan khas dan adat istiadat Kota Subulussalam“, kata Amri.

Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketiga pemuda itu. Mengelilingi Nusantara itu tidak mudah terlebih menggunakan becak mesin. Oleh karena itu, karena sudah mempromosikan Kota Subulussalam ke Nusantara, maka pemerintah sudah sepantasnya memberikan hadiah bonus kepada ketiga pemuda itu. Hadiah yang diberikan nanti, kata Merah Sakti bisa saja berupa Becak mesin baru atau sepeda motor baru masing-masing satu unit satu orang.

“Tidak mudah meninggalkan anak dan istri selama tujuh bulan. Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa yang kalian berikan kepada pemerintah kota subulussalam. Maka dari itu, sudah pantas pemerintah akan memberikan kepada kalian hadiah sebagai ucapan terima kasih kami yang telah mempromosikan Kota Subulussalam“, kata Merah Sakti. [] lim/min (HRA)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.