Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, SEKRAK -- Terhitung sudah tiga kali saluran parit yang terletak di pinggiran sawah Kampung Sekrak Kanan Kecamatan Sekrak mendapat alokasi program normalisasi, tapi kondisi sawahnya saat ini terendam banjir dan tidak dapat digunakan petani untuk bercocok tanam. Hal tersebut disampaikan oleh ketua kelompok tani Berkah Jaya Kampung Sekrak Kanan kecamatan Sekrak, Husin kepada TamiangNews, Rabu (29/3/2017).

Menurut Husin, areal sawah seluas 10 Ha yang berada di kampung Sekrak Kanan di buka pada tahun 2010 melalui kegiatan cetak sawah baru dan langsung mendapat alokasi program normalisasi diakhir tahun 2012. Setelah mendapat alokasi program normalisasi di tahun 2012, kampung Sekrak Kanan kembali mendapat alokasi program normalisasi saluran tambahan pada tahun 2013 sepanjang 1 Kilometer melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Tamiang dan di tahun 2015 kembali mendapat alokasi program normalisasi saluran pembuang pada Dinas PU Aceh Tamiang.

"Saluran parit di kampung Sekrak Kanan sudah di normalisasi beberapa kali dan sudah menelan biaya ratusan juta,tetapi kondisi sawahnya, hari ini sangat memprihatinkan. Di tahun 2017 ini sawah tersebut tidak bisa digunakan petani untuk bersawah karena masih terendam banjir", jelas Husin.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh TamiangNews kampung Sekrak Kanan mendapat alokasi program normalisasi pada tahun 2012 dengan pagu anggaran Rp 50 juta pada Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Tamiang,tahun 2013 kembali mendapat tambahan normalisasi sepanjang 1 Kilometer pada Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Tamiang dengan pagu anggaran Rp 50 juta dan di tahun 2015 kampung Sekrak Kanan mendapat program normalisasi saluran pembuang dengan pagu anggaran Rp 140.186.916 pada dinas PU Aceh Tamiang.

Sementara itu Kabid Bina usaha tani dan produksi pertanian pada Dinas Pertanian,Pekerbunan dan Peternakan Aceh Tamiang Yunus,SP ketika dikonfirmasi TamiangNews membenarkan dan sudah mengetahui kondisi sawah Kampung Sekrak Kanan yang terendam banjir dan tidak dapat digunakan untuk bersawah pada tahun ini.

"Pihaknya telah melihat langsung,kondisi areal sawah Kampung Sekrak Kanan yang terendam dan akan mencari solusi terkait permasalahan ini. Kita akan menampung aspiransi dan usulan program dari kelompok tani yang berada di Sekrak Kanan untuk mengatasi persoalan ini",jelas Yunus. [] M. Hendra Vramenia (TN-W004)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.