Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LANGSA -- Satuan Reserse Narkoba Polres Langsa terus menekan peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Kali ini, polisi meringkus 21 tersangka narkoba di tempat serta waktu berbeda dan satu di antaranya seorang nenek berusia 52 tahun.

Kapolres Langsa, AKBP Iskandar ZA melalui Kasat Res Narkoba, Iptu Agung Wijaya Kusuma, kepada sejumlah wartawan, Rabu (15/3/2017), mengatakan, penangkapan itu bermula pada, Kamis (2/3/2017), sekitar pukul 14.30 WIB, di pinggir Jalan Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat, polisi meringkus pria berinisial WM (24) beserta sabu-sabu 0,68 gram.

Lalu, pada Minggu (5/3/2017), sekitar pukul 14.30 WIB, di Jalan Medan Banda Aceh depan Polsek Birem Bayeun, polisi meringkus tiga tersangka, yakni RSD (32), MIQ (21) dan RFS (36).

"Ketiganya warga Kecamatan Langsa Baroe, dari tiga tersangka itu, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,09 gram," sebut Kasat Res Narkoba.

Selang dua hari kemudian, tepatnya pada Selasa (7/3/2017), sekitar pukul 06.30 WIB, di Gampong Blang Paseh, Kecamatan Langsa Kota, polisi mengamankan seorang nenek, berinisial ERN (52) beserta 10 kilogram ganja.

Lanjut Kasat, pada Rabu (8/3/2017), sekitar pukul 12.30 WIB di pinggir Jalan Gampong Sungai Pauh Firdaus, Kecamatan Langsa Barat, polisi meringkus ZKY (33), warga Kecamatan Langsa Kota, beserta barang bukti sabu seberat 0,10 gram.

Kemudian, pada Kamis (9/3/2017), sekitar pukul 17.00 WIB, di Kecamatan Langsa Kota, polisi menciduk ARF (26), warga setempat beserta ganja 1,75 gram.

Selang satu jam kemudian, polisi meringkus, MUS (36), warga Kecamatan Langsa Kota, di dalam gudang kosong Gampong Meutia, Langsa Kota, beserta 24 paket ganja atau seberat 82,65 gram.

Tambah Kasat, pada Jumat (10/3/2017), sekitar pukul 20.00 WIB, di Kecamatan Langsa Kota, polisi meringkus dua tersangka yakni ABM (48), warga setempat dan Rabussan (23), warga Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur, beserta 7 bungkus besar ganja dan 480 paket kecil ganja dengan berat keseluruhan 9,3 kilogram.

"Pada hari yang sama, polisi kembali meringkus ZMI (27), warga Kecamatan Langsa Kota beserta barang bukti satu paket sabu dengan berat 0,26 gram," ungkapnya.

Selanjutnya, pada Sabtu (11/3/2017), sekitar pukul 17.00 WIB, di Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, polisi menciduk DSF (22), warga Kecamatan Karang Baru beserta sabu-sabu seberat 0,10 gram.

Tak hanya sampai di situ, pada Minggu (12/3/2017), sekitar pukul 15.00 WIB, polisi meringkus lima tersangka yakni SUL, RKM, MDS, HMD dan SPD, di Gampong Matang Cincin, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang dan sabu-sabu seberat 0,06 gram.

Pada hari yang sama juga, sekitar pukul 18.00 WIB di Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, polisi meringkus HDR (31), warga Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, beserta satu paket besar sabu-sabu seberat 25,58 gram.

Lagi, pada hari yang sama, sekitar pukul 21.30 WIB di Kecamatan Langsa Baro, polisi meringkus ZFK (30), warga setempat bersama tiga paket ganja dengan berat 4,98 gram.

Kasat Res Narkoba menambahkan lagi, pada Selasa (14/3/2017), sekitar pukul 03.30 WIB, di Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota, polisi meringkus, FKH (25), warga Kecataman Padang Tiji, Kabupaten Pidie, dengan bersama sabu seberat 4,09 gram.

"Di hari yang sama sekitar pukul 22.30 WIB, polisi kembali meringkus, ISW (27) warga Kecamatan Langsa Kota, di depan rumah, beserta sabu-sabu seberat 0,22 gram," tutup Kasat. [] goaceh.co, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.