Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LANGSA -- Pjs. Manejer Kebun Baru PTP Nusanatara I Ir. Hajad Darmawan diduga telah bertindak semena-mena terhadap karyawan bawahnnya dengan memutasi tanpa ada surat peringatan ironisnya posisi empuk yang ditinggalkan ditempati oleh kroni-kroninya. Praktik Korupsi dan Kolusi masih tetap membahana di Perusahaan BUMN Perkebunan terbesar di Aceh itu.

Kinerja Hajad Dermawan sama sekali tidak mencerminkan motto PTP Nusantara I yakni Jujur Tulus Iklas, ungkap Sam Budiman Mantan Mandor 1 Afd VI Kebun Baru kepada TamiangNews.com di Langsa Selasa (21/3). Menurut Mantan Mandor 1 ini dirinya yang di pindahkan tanpa ada kesalahan yang dia perbuat, dia sadari persoalan mutasi itu hak manajemen, namun hendaknya dapatlah berlaku adil, bukan seperti ini memindahkan karyawan suka-suka dia, apa karena dia tidak mau menanda tangani surat pernyataan untuk menjatuhkan Ketua SP-Bun Unit Kebun Baru? sehingga dia dipindahkan, tanya Sam Budiman kecewa.

Menurut penilaian Sam Budiman selama Hajad Darmawan menjabat sebagai Pjs. Kebun Baru berbagai persoalan terjadi misalnya hubungan antara Pjs. Manejer dengan Asisten Kepala (Askep) tidak harmonis, karena Pjs Manejer hanya mendengar laporan dari Kap Kontrol Soni Subagio dan Suminto sehingga sering terjadi kesalahan fatal dalam laporan tersebut namun tetap dibenarkan oleh Pjs. Manejer, sebut Sam Budiman.

Sementara itu hal yang sama juga dilakukan Pjs. Manejer Kebun Baru terhadap Darwin dan Miswadi masing masing sebagai Centeng Afd VI Kebun Baru, mereka juga merasa kecewa atas perlakukan Pjs. Manejer, mereka sadar kesalahan yang ada mereka lakukan hanya tertidur di Mushala pada malam usai mereka menangkap TBS curian, karena kelelahan mengangkut TBS dari Ancak (Lokasi TKP) ke kantor Afd VI yang jaraknya sekitar kurang lebih 1 km dengan membawa beban TBS 150 Kg, mereka istirahat sebentar tidur tiduran di mushala, tiba tiba datang Pjs. Manejer dengan wajah cemberut mengajak mereka ronda hingga pagi.

Dijelaskan Darwin, semenjak Hajad menjabat Pjs. Manejer, kami tidak diberikan uang poding apalagi uang lembur, seharusnya menurut Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PTP Nusantara I dengan Karyawan, jam kerja kami itu 7 jam bukan 12 jam seperti sesuai aturan Pjs. Manejer, setau dia jika kami kelebihan jam kerja dijadikan premi namun yang dibayar hanya 500 ribu/bulan. Belum lagi ungkanya fasilitas kerja keamanan tidak tersedia seperti keamanan-keamanan lainnya.

Pjs. Manejer Kebun Baru Ir. Hajad Darmawan yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya tidak diangkat, demikian juga dihubungi melalui Whatshap No 085360540003 juga tidak dibalas padahal diketahui pesan WA tersebut memberikan tanda diterima.

Sementara Kabag Humas PTP Nusantara I Ernawati, SE ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya terkait mutasi sepihak oleh Pjs. Manejer Kebun Baru, mengatakan Mutasi itu adalah Hak Manajemen, tidak harus ada kesalahan bagi karyawan untuk dipindahkan kemanapun, sebut Erna.

Unsur Ketua SP-Bun Tingkat Perusahaan Syaifullah, SE yang ditanya TamiangNews.com mengatakan jika ada karyawan yang merasa dirugikan dengan mutasi yang dilakukan oleh kepala Unit Kebun dapat memberitahukan atau menyurati secara resmi kepada Ketua SP-Bun Unit setempat. [] TN-W007, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.