Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, ACEH TAMIANG -- Keluarga besar Raja Tamiang Karang menyebutkan tidak mengakui atas penobatan Tengku Rahmansyah Fauzi Al Haji bin Tengku Khaidir sebagai Raja Karang pada, Sabtu (25/2) kemarin. Pernyataan tersebut diungkapkan saat keluarga besar yang merupakan ahli waris Raja Karang menggelar konferensi pers di Istana Karang.

Pasalnya penobatan Raja Karang dimaksud dilakukan secara “pengangkatan diri sendiri” tanpa melalui proses musyawarah dan persetujuan terhadap keluarga besar Raja yang merupakan ahli waris dan keturunan Raja Karang ke 10, Tuanku Tengku Muhammad Arifin. Diceritakan, seharusnya penobatan dan pengukuhan Raja harus melalui musyawarah dewan pertimbangan yang melibatkan keluarga dan keturunan 12 anak ahli waris dari Tengku Muhammad Arifin.

“Tiba-tiba sepulangnya dari Amerika mengangkat diri sebagai raja karang yang ke-8. Padahal raja karang ke-8 adalah Almarhum Moyang saya. Setahu saya, Raja Karang yang terakhir adalah Raja Karang ke-10 yaitu almarhum Ayahanda saya, almarhum Tengku Muhammad Arifin", ujar anak ke 5 Raja Karang ke-10, Tengku Arfah binti Tengku Muhammad Arifin saat konferensi pers, Rabu (1/3).

Menurutnya, Tengku Arfah binti Tengku Muhammad Arifin merupakan anak ke 5 dari 12 bersaudara dan Tengku Arfah adalah satu satunya anak raja Tengku Muhammad Arifin yang masih hidup hingga saat ini. “Semenjak almarhum Ayahanda Tengku Muhammad Arifin masih hidup hingga mangkatnya, tidak ada lagi penobatan raja sebagai penggantinya. Karena beliau tidak pernah berwasiat. Jadi sekarang tidak ada lagi putra mahkota Raja Karang”, imbuh Tengku Arfah. Cucu raja Tengku Muhammad Arifin, Amir Hasan Nazri Al Mujahid juga mengomentari atas pengukuhan Firmansyah Fauzi sebagai raja karang ke-8. “Atas pengangkatan beliau sebagai Raja Karang dan ahli waris Kerajaan Karang kami tidak bertanggungjawab”, jelasnya.

Amir Hasan Nazri juga menyebutkan kalau pihak keluarga besar Raja Karang sudah melayangkan surat ke Wali Nangroe Aceh, Majelis Adat Aceh, Bupati Aceh Tamiang, Sekdakab dan Polres Aceh Tamiang tentang ketidak setujuan keluarga besar atas dikukuhkannya Tengku Rahmansya Fauzi sebaga Raja Karang. [] aspiranews

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.