Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LHOKSEUMAWE -- Harga gabah kering eceran di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi anjlok dari Rp 5.300 per kg menjadi Rp 4.600 per kg. Harga tersebut turun secara bertahap dalam sebulan terakhir.

"Sebelumnya, harga beli Rp 5.300 per kg, lalu 10 hari kemudian turun menjadi Rp 5.200 dan terakhir hingga hari ini sudah turun menjadi Rp 4.600 per kg," kata seorang pedagang gabah eceran di Aceh Utara, Muhammad Rafan di Lhokseumawe, Jumat (3/3).

Menurut Rafan, harga beli seperti itu tidak berlaku untuk semua gabah, apalagi saat ini daerah Aceh Utara sedang dilanda musim hujan. Hanya gabah yang berkualitas baik dan kering yang dibeli dengan harga Rp 4.600 per kg.

Rafan menambahkan, saat ini masa panen petani di Aceh Utara hampir berakhir dan hanya tinggal beberapa kawasan lagi yang masuk masa menjelang panen.

Sementara itu, salah seorang petani di Kecamatan Seunuddon, Erlina mengaku sempat menjual hasil panenya ketika harga gabah sempat bertengger di Rp 5.300 per kg.

"Saya sempat menjual gabah dengan harga Rp 5.300 per kg, tetapi tak lama kemudian mulai turun lagi. Saya juga masih memiliki lahan 6.000 meter persegi yang saat ini sedang menunggu masa panen, akan tetapi harga jual gabahnya saat ini sudah turun," keluh Erlina.

Dia berharap agar pemerintah dapat memantau dan menstabilkan harga beli gabah dari petani karena hampir setiap tahun ketika panen, harga gabah selalu anjlok. "Kalau baru mulai panen petani, harga gabahnya masih mahal. Tetapi sepekan kemudian harganya langsung turun. Makanya kita berharap kepada pemerintah agar dapat menstabilkan harga beli gabah dari petani," katanya. [] Antara

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.