Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Terkait dengan ajang Kompetisi Danone yang telah digelar Disbudparpora Aceh Tamiang 4-5 Maret yang lalu di Stadion Karang Baru menuai protes dari SSB peserta kompetisi danone.

Sebanyak 12 SSB dari 18 SSB yang ambil bagian dalam kompetisi danone beberapa waktu yang lalu berbondong-bondong mendatangi Disbudparpora Aceh Tamiang Selasa (7/3) untuk meminta kompetisi danone diputar ulang. Hal ini berawal dari adanya seorang pemain dari SSB Putra Tamiang yang keluar sebagai juara ternyata memanipulasi data admnistrasi nya.

Kabid Pemuda dan Olahraga yang juga panitia danone Aceh Tamiang M. Iskandar (foto), kepada TamiangNews.com mengatakan, Kabupaten Aceh Tamiang tahun ini mendapat kuota 2 tim SSB mewakili Aceh Tamiang ke seleksi kompetisi danone tingkat provinsi di Banda Aceh.

"Akan tetapi ada satu SSB yang masih kita proses karena diketahui terkait memanipulasi administrasi pemain, jadi semua ini masih dalam proses", ujar M. Iskandar.

Menurutnya, apabila terbukti pemain tersebut memanipulasi biodatanya, maka akan diberi sanksi. Jadi tidak ada kompetisi ulang, karena dalam sejarah tidak ada yang namanya kompetisi ulang, yang ada cuma pertandingan ulang.

M. Iskandar juga mengatakan, menurut peraturan Asosiasi Sepak Bola Aceh (ASAH), satu pemain dalam satu club jika terbukti memanipulasi biodata maka pemain tersebut akan didiskualifikasi. Tetapi apabila terdapat minimal 3 pemain dalam satu tim yang memanipulasi biodatanya, maka clubnya yang akan didiskualifikasi. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.