Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, TUALANG CUT -- Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Kementerian Agama, Datok Penghulu Kampung Pahlawan Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang beserta perangkat diharapkan memberikan perhatian serius terhadap keberadaan sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Huda Pahlawan.

Pasalnya sekolah yang didirikan awal mulanya dari swadaya masyarakat Pahlawan tersebut saat ini kondisinya mengalami kemunduran. Jumlah siswa yang menuntut ilmu di MIS Alhuda ini juga terus menurun dari tahun ke tahun demikian juga halnya dengan kondisi fisik sekolah seperti belum berpagar.

Demikian harapan itu disampaikan warga setempat kepada awak media pekan lalu. Mereka juga mengatakan telah menyampaikan langsung persoalan ini kepada Pj Datok Penghulu yang baru saja dilantik beberapa hari lalu.

Lanjut warga, meski saat ini sekolah tersebut sudah dibawah naungan Kementerian Agama, diharapkan semua pihak dapat membantu kelangsungan sekolah ini demi kemajuan dunia pendidikan terutama bagi anak anak Kampung Pahlawan Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang. "Sangat disayangkan, kondisi saat ini banyak para orang tua Kampung Pahlawan yang memilih pendidikan anak-anak mereka ke sekolah diluar kampung akibat terus menurunnya siswa di MIS Pahlawan ini.

Terkait kondisi ini, Pj Datok Penghulu Pahlawan,Eddyanto yang dihubungi wartawan, Senin, (20/2) kemarin membenarkan warga setempat ada menyampaikan kondisi MIS Al-Huda ini langsung kepada dirinya. Bahkan menurut Datok, sebagaimana informasi yang diterimanya dari guru sekolah tersebut saat ini jumlah siswa tinggal 129 siswa. "Ini terus menunjukkan grafik penurunan sejak era tahun 2008-2010 silam", jelas Datok Pahlawan.

Demikian juga juga tenaga guru di sekolah MIS tersebut saat ini sekitar 14 guru yang terdiri dari 2 guru berstatus PNS, 1 berstatus kontrak daerah, 10 guru berstatus bakti dan 1 guru berstatus kontrak propinsi. Lanjut Datok, harapan warga ini akan kita tampung dan teruskan, serta saya akan koordinasikan dengan bapak Camat guna mencari solusinyaa", sebut Datok Eddyanto. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.