Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LANGSA -- Tim sukses pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa Fazlun Hasan-Syahyuzar AKA mengaku kecewa dengan pihak penyelenggara Pilkada. Pasalnya, dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 108 ribu orang lebih, pada Pilkada yang berlangsung Rabu (15/2) kemarin hanya 66 persen yang ikut memilih.

‎"Minimnya pemilih pada Pilkada 2017 ini karena pihak penyelenggara tidak melakukan sosialisasi kepada masyarakat" kata Syahrial Salim ketua Tim Pemenangan Fazlun Hasan-Syahyuzar AKA kepada AJNN, Kamis (16/2).

Menurut laporan pihaknya terima, kata Syahrial Salim, banyak warga yang tidak mendapatkan surat undangan untuk memilih dari pihak penyelenggara Pilkada.

"Terkesan ada kecurangan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara Pilkada Langsa" imbuh Syahrial Salim yang juga anggota DPRK Langsa itu.

Menurut Syahrial, hasil rekapitulasi surat suara yang dilakukan oleh tim Fazlun Hasan ‎dari 108 ribu orang yang ditetapkan sebagai DPT, hanya 70 ribu orang yang memilih selebihnya golput.

Oleh karena itu, dirinya selaku tim pemenangan Fazlun Hasan merasa dirugikan, menanggapi persoalan tersebut Syahrial mengaku akan menggugat pihak penyelenggara Pilkada Langsa ke DKPP.

"Kami akan gugat pihak penyelenggara Pilkada ke DKPP, karena terkesan mereka (penyelenggara-red) tidak menjalankan tugasnya dengan baik" ungkapnya. [] TN.W007, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.