Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Setelah sekian lama Kerajaan Karang kehilangan rajanya sehingga masyarakat yang di Aceh Tamiang menimbulkan tanda tanya akhirnya terjawab juga.

Sabtu (25/02), Tengku Rahmansyah Fauzi Al-Hajj dinobatkan menjadi raja ke-VIII Kerajaan Karang, dengan gelar Tuanku Yang Mulia Tengku Rahmad Syah Fauzi Al-Hajj bin Tengku Heider bin Tengku Muhammad Arifin bin Tengku Ahmad Syailani yang bergelar Raja Silang.

Sekian lama Kerajaan Karang beserta Istana nya terbengkalai tak terurus,dan kini Kerajaan Karang Rajanya telah kembali. Setelah lama tinggal di Amerika Serikat Tengku Rahmansyah Fauzi tidaklah mungkin melupakan asal muasal nya berada, kini beliau kembali ke Tamiang untuk membangun kembali Kerajaannya, akan tetapi penobatan Raja Kerajaan Karang bukanlah untuk mendirikan negara di dalam negara.

Melainkan untuk melestarikan Budaya Melayu di Tamiang agar tidak hilang dan punah,sehingga tradisi adat melayu dapat diteruskan oleh anak cucu.

Penobatan yang dilaksanakan pada Sabtu,(25/2) kemarin sekaligus dengan pengukuhan Puan Rapih Sri Lustyawani sebagai Ampun Suri (permasuri) dan Tengku Razi Reynaldi sebagai Putra Mahkota.

Penobatan Raja ini disaksikan oleh beberapa sultan di antara nya ikut hadir Sultan Kesultanan Asahan Prof Dr Abraham, Sultan Kesultanan Langkat Tengku Anwar Azis Abdul Jalil Rahmansyah SE, serta dua perwakilan Kesultanan Deli dan Kesultanan Serdang.

Selain itu sejumlah datok Bahari dan Datok Sicanggang dari Sumatera Utara, prosesi ini turut disaksikan sejumlah Keturunan Kerajaan Benua Raja dan MAA Aceh Tamiang. Tata Pengangkatan Raja dibimbing langsung oleh ahli kerajaan Datok Sri Prof Dr Ir Djohar Arifin Husen.

Dengan mahkota raja berlambangkan bintang bulan bersegi empat belas berlapis emas disematkan dalam acara tersebut yang dilaksanakan di kampung Tanjung Karang Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.